Serapan APBD Rendah, ULPBJ Lotim Pacu OPD Terkait Gesit Ajukan Lelang

LOTIM – PorosLombok.com | Bupati Lombok Timur HM. Sukiman Azmy dalam beberapa kesempatan terus mengingatkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar mempercepat proses pekerjaan pada tahun 2023, khususnya kepada OPD yang Dana Alokasi Khusus (DAK) fisiknya besar.

Karenanya, Bupati menekankan agar OPD dimaksud untuk mensegerakan proses lelang agar progres serapan anggaran dari APBD bisa berjalan sesuai target. Dengan demikian perputaran perekonomian bisa berjalan dengan baik.

Namun memasuki triwulan ke II, proses lelang proyek berdasarkan data pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) pada Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (ULPBJ) Setda Lombok Timur, belum mencapai 25 persen.

Persentase ini tidak lebih baik dibanding tahun sebelumnya yang diperkirakan sudah mencapai 60 persen pada posisi yang sama di bulan April.

Menurut Kepala Bagian (Kabag) ULPBJ Setda Lombok Timur, Indar Jaya Kusuma, SIP, rendahnya persentase lelang disebabkan beberapa OPD pengelola DAK fisik belum mengajukan proses lelang.

“Memang sudah ada lelang proyek fisik di beberapa OPD sudah terlaksana. Dan sudah ada beberapa Dinas juga sudah memasukkan permohonan lelang,” ungkap Indar Jaya kepada wartawan, Kamis (6/4/23).

Sejauh ini, beber dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah OPD terutama yang akan melaksanakan proses lelang fisik. Akan tetapi beberapa OPD pengelola DAK fisik belum mengajukan permohonan karena masih pada tahapan persiapan

Sejauh ini, sebut Indar Jaya, Dinas PUPR sudah mengajukan permohonan lelang. Sementara pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan baru pada bidang Pendidikan Dasar. Sedangkan pada bidang SMP masih belum mengajukan permohonan.

“Demikian pula Dinas Kesehatan (Dinkes) Lotim, sejauh ini hanya proses tender pembangunan RSUD Masbagik yang merupakan perencanaan tahun 2022 lalu saja. Sedangkan untuk kegiatan tahun ini belum,” bebernya.

Dikatakan lebih lanjut, Dikes dan Dikbud Lotim belum sepenuhnya mengajukan permohonan lelang. Hanya Pemilihan Langsung (PL) saja yang sudah dilaksanakan.

“Kami tetap berkoordinasi bahkan melakukan jemput bola agar proses tender segera diajukan masing-masing OPD,” akunya.

Untuk mempercepat progres serapan anggaran, Indar Jaya meminta kepada OPD terkait agar segera mengajukan permohonan lelang, agar harapan pimpinan untuk memperlancar perekonomian masyarakat bisa terlaksana.

Adapun dinas lain yang sudah mengajukan permohonan tender diantaranya, Dinas Pertanian, Dinas Kelautan dan Perikanan, RSUD R. Soedjono Selong, Dinas Peternakan dan beberapa OPD lainnya.

(PL-anas)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU