Mataram, PorosLombok.com – Aktivitas tambang batuan di Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur, jadi sorotan. Eksploitasi yang tak terkendali disebut-sebut berpotensi memicu bencana banjir bandang di wilayah tersebut.
Menanggapi hal itu, Lembaga Pengembangan Sumber Daya Mitra (LPSDM) bersama Caritas Germany melalui konsorsium ToGETHER (Towards Greater Effectiveness and Timeliness in Humanitarian Emergency Response) menggelar workshop di Hotel Lombok Plaza, Rabu (12/02).
Workshop ini mengusung tema Penyusunan Rekomendasi Kebijakan untuk Aktivitas Galian Tambang Batuan Sebagai Upaya Aksi Antisipasi Bencana Banjir Bandang di Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program SCI-FI yang bertujuan meningkatkan aksi antisipasi terhadap banjir bandang di Kabupaten Lombok Timur.
Fokus utama workshop ini adalah merumuskan rekomendasi kebijakan yang dapat menyeimbangkan antara kepentingan eksploitasi sumber daya alam dengan upaya mitigasi bencana. Harapannya, kebijakan yang dihasilkan bisa menekan risiko banjir akibat aktivitas tambang yang tidak terkontrol.
Diskusi ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTB, Dinas ESDM, Dinas Perikanan dan Kelautan, hingga organisasi lingkungan seperti WALHI, GEMA NTB, dan Islamic Relief NTB. Awak media juga turut hadir untuk meliput jalannya acara.
Dengan melibatkan banyak pihak, workshop ini diharapkan bisa menjadi wadah diskusi yang menghasilkan rekomendasi berbasis bukti. Langkah ini penting agar kebijakan yang dibuat benar-benar efektif dalam menekan risiko bencana di Pringgabaya.
Hasil diskusi dan rekomendasi yang disusun dalam workshop ini nantinya akan diserahkan kepada pemangku kebijakan. Rekomendasi tersebut diharapkan bisa menjadi dasar pengambilan keputusan yang lebih baik terkait pengelolaan tambang batuan di Lombok Timur.
Mampukah rekomendasi ini menekan eksploitasi liar yang berisiko terhadap lingkungan? Publik tentu menunggu tindak lanjut dari para pengambil kebijakan.
Sai | PorosLombok














