Tepis Tuduhan Cabuli Santriwati, TGH MJ Bongkar Fakta Kejanggalan Laporan LPA NTB

Terlapor mengeklaim pada tahun 2016 belum memimpin pondok pesantren dan masih tinggal bersama orang tua.

Lombok Timur, PorosLombok- Tokoh agama TGH MJ bereaksi keras menyikapi isu miring mengenai dugaan asusila yang menyeret identitasnya belakangan ini.

Ia menyebut seluruh poin dalam aduan tersebut sebagai kebohongan besar yang sengaja muncul guna merusak martabatnya di mata publik.

​”Masalah tuduhan itu, saya nyatakan hoaks dan fitnah. Karena di tahun 2016, saya masih tinggal bersama orang tua,” tegas TGH MJ saat memberikan keterangan pers, Senin (2/2/2026).

​Pihak Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Nusa Tenggara Barat sebelumnya melayangkan laporan terkait klaim pelecehan terhadap santriwati. Namun, MJ melihat kekeliruan fatal mengenai kronologi waktu kejadian yang tidak berpijak pada kenyataan di lapangan.

​”Waktu itu, saya tidak memiliki otoritas penuh atas asrama maupun santri,” ungkapnya menjelaskan posisi struktural di masa lalu.

​MJ menceritakan bahwa mendiang ayahnya memegang kendali penuh operasional pondok pesantren hingga penghujung 2019. Dirinya baru menerima tongkat estafet kepemimpinan setelah sang ayah berpulang, sehingga klaim kekuasaan pada 2016 ia anggap keliru.

​”Beliau (almarhum) yang memegang penuh kendali pesantren ini sebelum wafat pada November 2019,” ujarnya meyakinkan awak media.

​Selain persoalan manajerial, MJ memaparkan bukti fisik mengenai kondisi bangunan asrama yang menjadi lokasi tuduhan. Ia mengklaim bahwa pada rentang 2016 hingga 2018, fasilitas penginapan tersebut justru dalam keadaan kosong tanpa penghuni.

​”Santri tidak menginap, melainkan sistem bolak-balik dari rumah ke masjid untuk mengaji bersama para ustaz,” beber sang tokoh.

​Bencana gempa bumi 2018 bahkan menghancurkan bagian atap hingga membuat bangunan tersebut terbengkalai total. Pihak pondok baru memulai perbaikan pada medio 2020, sehingga aktivitas asrama sempat vakum dalam waktu yang cukup lama.

​”Bagaimana mungkin ada kejadian di tempat yang saat itu sedang rusak dan tidak berpenghuni? Ini murni fitnah,” pungkasnya menutup pembicaraan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU