LOMBOK TIMUR | PorosLombok.com – Beredar hasil survei dari Lembaga Survei Perisi yang menampilkan persentase elektabilitas Bakal Calon Bupati-Bakal Calon Wakil Bupati pada pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) Serentak 2024 di Kabupaten Lombok Timur.
Dalam survei tersebut menonjolkan Popularitas dan Elektabilitas Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati Lombok Timur Tertinggi H. khaerul Warisin dan H.Moh Edwin Hadiwijaya.
Merespon hal tersebut, Tim Pemenangan Bakal Calon Bupati Lombok Timur, Pasangan Syamsul Luthfi dan Abdul Wahid Sadaruddin mengatakan, bahwa itu hal biasa dalam politik yang merupakan bagian dari salah satu syarat untuk mendapatkan rekomendasi partai.
“seharusnya hasil surveinya minimal mirip – mirip dong dengan Lembaga-lembaga Survey yang lebih Kredibel level Nasional tidak bertolak belakang dari hasil rilis yang di Viralkan,” ucap Sadaruddin, Senin (10/09).
Mantan Anggota DPRD Fraksi Golkar ini mengatakan bahwa pihaknya telah memegang data hasil survei dari dua lembaga survei kredibel, yakni Poltracking, dan LSI Denny JA, dari kedua lembaga Survey Kredibel tersebut Pasangan Syamsul.Luthfi dan Abdul Wahid masih Unggul.
“Kalo dari Lembaga Survey Poltracking dan LSI Denny JA ya Pasangan Luthfi Wahid masih unggul dan sangat bertolak belakang dari yang beredar saat-saat ini.” Ungkap Wakil Ketua DPD Partai Perindo Lotim itu.
Lebih lanjut Sadaruddin menyampaikan bahwa, salah satu syarat mendapatkan rekomendasi atau surat keputusan B.1 KWK tentunya berdasarkan hasil survey sesuai standar masing.masing Partai Politik dan kemungkinan itu adalah bagian dari sebuah framing di media saja sehingga dapat terdeteksi jejak digital di internet oleh pimpinan parpol.
“jadi wajarlah agar ada rekam digitalnya termonitor di Google dan yang menjadi keheranan kita adalah kok sangatlah jauh dari hasil lembaga-lembaga survey kredibel lainnya.” Tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, beredar di media online dan media sosial serta WhatsApp Group hasil rilis Prediksi Survei dan Statistik Indonesia (Presisi) merilis hasil survei untuk Pemilihan Bupati (Pilbup) Lombok Timur 2024. Haerul Warisin alias Haji Iron menempati posisi tertinggi. Selanjutnya Syamsul Luthfi. Kemudian di posisi ketiga ada H.Rumaksi. Presisi mengungkap, posisi popularitas figur linear dengan elektabilitas.
Manager Research dan Statistik Presisi, Candra, mengungkapkan para bakal calon kepala daerah masih punya waktu sekitar enam bulan untuk menggenjot keterkenalan dan keterpilihannya.
“Masih ada waktu yang relatif lama. Peta masih bisa berubah pasca pendaftaran pada Agustus nanti,” kata Candra saat merilis hasil survei di Mataram pada Sabtu (8/6)
Candra menilai Pilbup Lombok Timur 2024 cukup kompetitif. Pasalnya, tak ada pasangan petahana yang akan ikut berlaga di pilbup yang akan digelar 27 November 2024. Pihaknya menyarankan bagi para bacakada untuk lebih masif melakukan tatap muka ke akar rumput. (***)















