LOMBOK TIMUR,Poroslombok -Dinas Pertanian melalui Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), berupaya menjadi penopang benih bawang putih nasional melalui program (Upland), yang rencananya akan dimulai bulan Oktober mendatang samapai 5 tahun kedepan.
Kepala Bidang PSP, Lalu Fathul Kasturi mengatakan, semenjak diajukan proposal ke Kementerian Pertanian, terdapat 3 kecamatan yang disetujui menjadi lokasi keberlangsungan program tersebut, yakni Kecamatan Wanasaba, Suela, dan Sembalun, mengingat daerah tersebut merupakan daerah yang memiliki tingkat kelembaban yang bagus.
“3 kecamatan ini sesuai dengan syarat teknis, untuk pengembangan benih bawang putih, baik dari segi ketinggian dan pengalaman para petani,”katanya kepada Poros Lombok Selasa 13 Juli 2021.
Masih kata Kasturi, nantinya guna menjamin keberlangsungan kegiatan tersebut pihaknya menyebutkan akan memberikan fasilitas yang dibutuhkan untuk para petani, mengingat program tersebut memfokuskan komoditikomoditi bawang putih sangga sembalun.
“Nantinya semua kelompok tani yang terlibat akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung, baik saprodi, infrastruktur berupa jalan usaha tani, untuk membantu pengembangan bawang putih,”ujarnya.
Kegiatan tersebut selain sebagai upaya pengembangan bawang putih sangga Sembalun, lanjut Kasturi, hal tersebut juga bertujuan untuk mengembalikan kejayaan Sembalun pada bidang pertanian melalui program Upland.
“Seperti yang kita ketahui komoditas sangga Sembalun kualitasnya sangat bagus, jika dibandingkan varietas lain, untuk itulah sebabnya kita kembalikan kejayaan Sembalun melalui Bawang Putih sangga Sembalun,”sambungnya.
Lebih Kasturi menjelaskan untuk Upland tahun ini di Lombok Timur, diharapkan dapat meningkatkan jumlah produksi, mengingat program tersebut adalah paket lengkap dengan anggaran yang besar.
“Untuk perhektare biasanya mendapatkan 14 ton, dengan program ini supaya bisa mendapatkan 18 ton setiap hektarenya. (*)

















