(PorosLombok.com) – Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, turun langsung ke lokasi banjir di Karang Kemong dan Pamotan, Rabu (9/7).
Dalam kunjungannya, Gubernur menyaksikan langsung rumah-rumah warga yang rusak berat bahkan rata dengan tanah.
Melihat kondisi di lapangan, Gubernur langsung meminta seluruh jajaran bergerak cepat. Ia menekankan pentingnya percepatan distribusi bantuan bagi warga yang terdampak paling parah.
“Ada warga yang kehilangan semuanya, bahkan tak punya kompor untuk masak. Ini situasi darurat, harus ditangani cepat,” tegas Gubernur Iqbal usai berdialog dengan warga.
Gubernur juga langsung berkoordinasi dengan Wali Kota Mataram, Dr. Mohan Roliskana, untuk membangun dapur umum di lokasi terdampak. Ia meminta Baznas Provinsi NTB turun tangan dalam penanganan darurat.
“Saya minta Baznas buka dapur umum di sini. Kita bantu dropping barang-barangnya. Biar bantu Pak Wali, supaya bisa fokus ke hal lain,” ujarnya.
Tak hanya itu, Gubernur juga menginstruksikan Dinas Sosial NTB untuk menyiapkan bantuan logistik dan peralatan penting lainnya. Termasuk alat berat jenis compact eskavator untuk membersihkan puing-puing sisa banjir.
Menurut Gubernur, penanganan pascabencana harus dilakukan secara berjenjang. Kota terlebih dahulu melakukan identifikasi kerusakan, lalu menentukan skala kemampuan penanganan.
“Yang bisa ditangani kota, silakan ditangani. Kalau tidak mampu, naik ke provinsi. Kalau provinsi tidak sanggup, baru kita ajukan ke pusat,” ujarnya tegas.
Iqbal mengingatkan, dalam kondisi darurat seperti ini, kecepatan dan koordinasi adalah kunci. Ia berharap semua pihak bekerja dalam satu garis komando agar bantuan tidak tumpang tindih dan sampai tepat sasaran.
Aksi cepat Gubernur NTB ini disambut baik oleh warga yang terdampak. Mereka berharap bantuan logistik dan perbaikan hunian bisa segera datang, agar kehidupan kembali normal.
(redaksi/PorosLombok)















