Website Pemkab Lotim Diretas Hacker, Diskominfo Bertindak Cepat dan Tanggap

Poroslombok.com | LOTIM –

Maraknya pemberitaan yang beredar di media cetak maupun media sosial yang mengabarkan terkait pembobolan atau peretasan terhadap salah satu website Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum JDIH Kabupaten Lombok Timur hingga menjadi issue yang cukup menarik perhatian banyak pihak.

Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Lombok Timur, Dr. Fauzan, M.Pd, menyampaikan bahwa insiden peretasan yang terjadi beberapa waktu lalu tidak menimbulkan kerusakan atau kehilangan data, sehingga data produk hukum dan dokumen-dokumen terkait yang terdapat di website JDIH masih aman terkendali.

Seperti yang diketahui, kejahatan di dunia maya atau cybercrime kerap kali terjadi bahkan semakin meningkat. Salah satu bentuk ancaman yang sering menjadi incaran para hacker yakni SQL Injection yang merupakan bentuk ancaman yang menyerang aplikasi web.

Atas adanya insiden peretasan itu, Kadis Fauzan bertindak cepat untuk segera melakukan investigasi dan mengambil langkah-langkah protektif, agar tidak terjadi peretasan yang lebih meluas terhadap website yang ada di semua OPD lingkup Pemkab Lotim.

Dari hasil investigasi Tim Tanggap Darurat Keamanan Siber Dinas Kominfo dan Persandian Lombok Timur, di peroleh informasi bahwa hacker tersebut tidak masuk ke server melainkan hanya masuk ke database website JDIH melalui celah keamanan SQL Injection yang ditemukan.

“Tentunya bug atau celah keamanan ini telah di tutup agar tidak terjadi lagi peretasan pada database website JDIH,” ungkap pria yang pernah menjadi tim pengarah kebijakan gubernur era TGB itu di ruang kerjanya, Kamis (23|6|22).

Selain itu, investigasi yang dilakukan beberapa waktu lalu menyebabkan beberapa website tidak dapat di akses oleh publik. Hal itu dilakukan sebagai bentuk tindakan pengamanan agar data-data pada website lainnya tidak mengalami peretasan yang sama seperti website JDIH.

“Nah kenapa website pemkab sempat tidak bisa di akses, karna waktu itu kita alihkan dulu jaringannya dari internet ke intra. Tujuannya untuk mengamankan dulu,” jelasnya.

Perlu di ketahui juga, back up secara berkala tetap dilakukan. Tidak hanya pada website JDIH saja, namun website milik OPD lingkup Kabupaten Lombok Timur juga dilakukan hal yang sama untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya insiden serupa pada website-website lainnya.

Selanjutnya, Diskominfo Lotim dibawah komando pria yang pernah menjadi pengajar di Prodi Bahasa Indonesia Pascasarjana Unram itu melakukan berbagai upaya dalam pengamanan agar tidak mengalami peretasan kembali, salah satunya dengan melakukan upgrade keamanan server sehingga dapat meminimalisir timbulnya insiden serupa lagi.

“Nah dengan adanya insiden ini, kedepan, kita akan lebih memperketat lagi pengamanannya. Dan saya selaku kepala dinas mengapresiasi langkah tanggap tim ahli IT kami di sini, sehingga dengan cepat bisa menutup celah yang bisa dimasuki oleh hacker, serta sekaligus memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan,” pungkasnya.

(Anas/pl)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU