Turnamen Gasing “Tunggal Galih Cup” Denggen Resmi Dibuka, Diikuti 40 Tim se-Pulau Lombok

LOTIM – Poroslombok.com | Turnamen Begasingan se-Pulau Lombok “Tunggal Galih Cup” 2022 yang diadakan oleh salah satu tim gasing yang ada di Kabupaten Lombok Timur yang juga menjadi salah satu peserta turnamen, yaitu Tim “Tunggal Galih”.

Turnamen yang diadakan di Lingkungan Batu Mulut, Kelurahan Denggen, Kecamatan Selong ini sejatinya akan dibuka langsung oleh Bupati Lombok Timur, HM. Sukiman Azmy. Namun Bupati berhalangan hadir karna harus menghadiri KTT G20.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Timur, Lalu Iswan Rakhmadi, dalam sambutan mewakili bupati menyampaikan bahwa ketidak hadiran bupati bukan karena kegiatan (turnamen gasing-red) tidak prioritas, akan tetapi bupati harus menghadiri tugas yang sifatnya mendadak.

Disampaikan Iswan Rakhmadi, bahwa tugas yang dihadiri bupati yakni, kegiatan yang berkaitan dengan event G20, yang merupakan kegiatan tingkat dunia yang juga berkenaan dengan bagaimana kebangkitan ekonomi dunia.

“Oleh karna itu, saya menyampaikan salam beliu dengan ucapan, Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,” ucap Iswan Rakhmadi, Senin (22/8/22).

Disampaikannya, bahwa pemda menyambut baik event turnamen begasingan tersebut. Karna Lombok Timur dari sisi pariwisata sedang sebanyak-banyaknya menggeliatkan event didalam rangka membangkitkan gairah pariwisata.

Dia menjelaskan, dimana dalam dua tahun terakhir pasca gempa yang kemudian disusul terpaan covid-19 yang saat ini sudah mulai melandai, sehingga semangat orang untuk berkunjung ke mana-mana termasuk untuk berwisata, sudah sangat tinggi.

“Secara kebetulan di bulan Agustus ini kita juga merayakan proklamasi kemerdekaan yang ke-77 dan digandeng dengan event pesona gumi selaparang, Alhamdulillah tiang (saya-red) sangat bahagia,” ujarnya.

Kesyukuran itu, sambung dia, kian bertambah karna ditambah lagi dengan event pesona bumi selaparang yakni event turnamen gasing didalam merayakan HUT RI yang ke-77.

Kehadiran peserta dari kabupaten lain, merupakan bukti bahwa semangat silaturrahmi antar sesama masih dijunjung tinggi (terawat-red). Semangat silaturrahmi itu disebutnya lebih tinggi dibanding sekadar datang untuk bertanding.

Disampaikan juga, bahwa keberadaan turnamen gasing yang disebutnya tidak murah itu menjadi salah satu kekayaan khasanah budaya daerah ini, selain tentu para peserta dari berbagai daerah dipertemukan di tempat itu dikarenakan adanya kesamaan hoby.

“Asam di gunung garam di laut, kalo berjodoh pasti bertemu. Boleh kita ini dari gunung dari laut dari mana saja, tapi dipertemukan oleh kesamaan hoby. Alhamdulillah makin mempererat persaudaraan kita,” tutupnya, sembari membuka turnamen gasing Tunggal Galih Cup 2022 secara resmi.

Sementara itu ketua panitia, Lalu Guruh Aprianto, yang diwawancarai poroslombok.com di sela-sela kegiatan mengatakan bahwa penyelenggaraan turnamen gasing diadakan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-77, juga ikut memeriahkan pesona gumi selaparang.

Turnamen ini, sebutnya, diikuti oleh 40 tim yang ada di pulau lombok, satu tim terdiri dari 10 orang anggota. Dari 40 tim itu kemudian dibagi menjadi 8 grup dari A-H, dimana masing-masing grup diisi oleh 5 tim dengan sistem kompetisi penuh.

Dengan sistem itu, hemat dia, akan memakan waktu yang cukup lama dimana semua tim akan saling bertemu pada babak penyisihan. Setelah itu, barulah masuk babak 16 besar, 8 besar, 4 besar hingga babak final.

“Karna 40 tim semuanya bertemu di babak penyisihan, sehingga saya perkirakan hingga akhir September baru habis,” ulasnya.

Menurut Lalu Guruh, ada beberapa kriteria yang wajib dipenuhi oleh seluruh tim peserta. Yang pertama adalah diameter gasing maksimal 18 centi meter yang terdiri dari dua jenis, yaitu gasing pemasang dan pemukul. Cara membedakannya adalah dari kepalanya.

Yang kedua adalah berat, yang terdiri dari dua jenis yaitu gasing pemasang yang berat maksimalnya 2,4 kilo gram, sedangkan gasing pemukul dengan berat maksimal 2,1 kilo gram dengan diameter 18 centi meter.

“Kita punya alat pengukur. Jadi sebelum mereka masuk sudah kita ukur dulu, baik secara diameter maupun berat,” tukasnya.

Tidak hanya itu, pasak (paku) yang ada di bagian bawah juga masuk dalam kriteria yang dipersyaratkan, dimana panjang pasak tidak boleh lebih dari ketentuan. Jika ada yang melebihi ketentuan, maka harus diperbaiki atau kalo tidak maka dinyatakan dis.

Lebih lanjut disampaikan Lalu Guruh, bahwa selain memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, event gasing juga memiliki semangat kebersamaan karna dalam turnamen gasing adalah kerja tim.

Selain itu, turnamen gasing juga memiliki filosofi seperti kehidupan yang terus berputar, seperti gasing. Karna kalo tidak berputar secara dinamis, maka kehidupan akan terhenti.

Diakui Lalu Guruh, bahwa turnamen tersebut merupakan yang pertama kalinya diadakan di Tunggal Galih. Namun begitu, dirinya berjanji akan mengadakan turnamen yang sama pada bulan Agustus tahun depan.

Disinggung soal sinergitas dengan pihak pemerintah, ia mengatakan bahwa event tersebut masuk dalam tiga OPD. Yakni Dispora, Dispar dan Dikbud. Ketiga OPD tersebut diharapkan bisa bersinergi untuk mengembangkan budaya gasing.

“Selanjutnya, selama ini orang-orang yang begasingan ini hanya sekedar hoby. Nah kedepan kita akan mengarahkannya ke pemberdayaan ekonomi. Karna jumlah anggotanya banyak, saya lihat potensi ekonominya cukup tinggi,” pungkasnya.

Untuk diketahui, turnamen gasing “Tunggal Galih Cup” 2022 diselenggarakan dari tanggal 22 Agustus sampai tanggal 30 Oktober 2022.

(anas/pl)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU