Polres Lombok Timur Bekuk Perusak Dapur Makan Bergizi, Madrasah Rugi Rp 30 Juta

Gerombolan pemuda nekat robohkan gerbang dan buang aset ke sungai. Kini, para tersangka mendekam di Mapolres usai dilaporkan pihak Madrasah.

Lombok Timur, Poros Lombok– Tim Opsnal Polres Lombok Timur meringkus empat pria yang diduga kuat melakukan tindak pidana pengerusakan di Kecamatan Suralaga. Polisi bergerak cepat mengepung para pelaku di Desa Paok Lombok Timur.

​”Kami mengamankan para pelaku di rumah masing-masing tanpa ada perlawanan,” ujar Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nikolas Osman, Kamis (19/2/2026).

​Awalnya, penangkapan ini merupakan respons tegas kepolisian atas laporan resmi nomor LP/B/22/II/2026/SPKT. Korban bernama Muh. Tohir melapor setelah melihat sarana miliknya hancur berantakan.

​”Terduga pelaku merobohkan gerbang Dapur Makan Bergizi (MBG) milik Madrasah Unwanul Falah lalu membuangnya ke sungai,” jelasnya.

​Selanjutnya, aksi anarkis kelompok AS dkk tersebut juga menyasar bagian atap gedung. Bahkan, mereka merusak pintu bangunan tersebut hingga mengalami kondisi yang cukup parah.

​”Korban mengaku mengalami kerugian materiil mencapai angka tiga puluh juta rupiah akibat insiden tersebut,” katanya.

​Oleh karena itu, polisi segera menahan empat tersangka di sel Mapolres dengan inisial AS, HM, SM, serta AM. Selain itu, keempatnya tercatat bekerja sebagai wiraswasta di lingkungan setempat.

​”Penyidik sedang mendalami motif utama para pelaku melakukan pengerusakan fasilitas sekolah tersebut,” ucapnya.

​Kemudian, aparat melakukan penyelidikan intensif guna memberikan kepastian hukum bagi pelapor. Jadi, langkah ini bertujuan menjaga stabilitas keamanan serta memberikan efek jera terhadap para pelaku.

​”Saat ini seluruh barang bukti telah kami sita untuk keperluan proses hukum lebih lanjut,” tegasnya.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU