Mataram, PorosLombok.com – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI), Tuan Guru Bajang (TGB) TGKH Muhammad Zainul Majdi, memberikan ceramah bakda salat Jumat di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center (IC) Mataram, Jumat (30/5).
Dalam ceramah itu, TGB mengkaji ayat 229 surat Al-Baqarah yang berbicara soal talak dan rujuk dalam Islam. Ia menyampaikan bahwa pengaturan ini bukan sekadar aturan teknis, tetapi bagian dari sistem keadilan Islam.
“Pengaturan talak dan ruju adalah bagian dari pengaturan Islam yang berbasis keadilan dan keseimbangan antara hak dan kewajiban laki-laki dan perempuan,” kata TGB.
TGB menjelaskan bahwa hubungan suami istri maupun sosial pada umumnya dalam Islam harus dibangun atas dasar nilai-nilai luhur yang diulang dalam Al-Qur’an.
“Dua kata kunci yang sering diulang Al-Qur’an dalam konteks hubungan suami istri bahkan hubungan sosial secara umum adalah kata makruf dan kata ihsan,” tegasnya.
Ia menerangkan bahwa makruf merupakan perilaku baik yang sesuai dengan agama dan akal sehat. Sedangkan ihsan adalah tindakan baik yang dilakukan dengan sepenuh hati dan konsisten.
“Makruf berarti segala perilaku yang baik menurut agama dan akal sehat. Ihsan adalah berbuat baik dengan penuh dedikasi dan komitmen,” ujar TGB di hadapan para jamaah.
TGB juga mengingatkan bahwa Islam bersikap terbuka terhadap budaya lokal selama tidak bertentangan dengan prinsip dasar agama.
“Islam selalu kondusif terhadap budaya yang tumbuh dan berkembang di masyarakat, sejauh tidak bertentangan dengan nilai-nilai dasar yang dibawa Islam seperti ketuhanan, kemanusiaan, keadilan dan pembelaan kepada yang lemah,” tandasnya.
(arul/PorosLombok)















