Lombok Barat, Poros Lombok – Ketua Dekranasda NTB Sinta Agathia Iqbal meninjau langsung program kemandirian warga binaan di Lapas Kelas IIA Lombok Barat. Kedatangan istri Gubernur NTB tersebut disambut hangat oleh lantunan musik tradisional yang sangat memukau.Jumat (13/02).
Sosok narapidana viral I Wayan Agus Suartama alias Agus Buntung menjadi pusat perhatian saat jemari terampilnya memetik nada-nada gamelan yang syahdu. Suasana kunjungan formal seketika berubah menjadi lebih artistik berkat kepiawaian sang warga binaan.
Melihat bakat besar tersebut, Sinta Agathia Iqbal memberikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap hasil pembinaan di sana.
“Saya sangat menikmati alunan musik dari Agus yang juga merupakan bentuk dari0 pembinaan yang sukses berjalan di Lapas Lombok Barat,” ujarnya.
Kehadiran talenta seni seperti Agus membuktikan bahwa proses pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan mampu melahirkan karya yang bernilai estetika tinggi. Pihak pemerintah daerah melihat kreativitas terus tumbuh meski para warga binaan berada di balik jeruji besi.
Dalam sambutannya, Sinta Agathia Iqbal menyoroti persoalan finansial yang sering kali menjadi pemicu utama seseorang terjerat kasus hukum.
“Awalnya itu semua pasti dari masalah ekonomi, jadi di situlah peran kami di pemerintahan ini untuk membantu,” jelasnya.
Selain menikmati musik, rombongan juga melihat langsung proses pembuatan batik tulis yang dikerjakan secara teliti oleh tangan-tangan terampil para penghuni lapas. Istri Lalu Muhammad Iqbal ini bahkan mencoba memegang canting bersama pengrajin setempat.
Sinta Agathia Iqbal berharap agar bekal keterampilan yang diberikan dapat menjadi modal utama bagi narapidana saat kembali ke masyarakat kelak.
“Kami ingin teman-teman semua setelah selesai dari sini bangkit agar ekonomi kehidupannya menjadi lebih baik,” katanya.
Kualitas produk kerajinan cukli hingga kain batik bermotif unik hasil karya warga binaan dinilai telah melampaui standar mutu yang ada di pasar komersial. Kreativitas tersebut dipandang sebagai aset berharga untuk mendukung kemandirian mereka di masa depan.
Sinta Agathia Iqbal mengaku sangat terkejut melihat keindahan karya yang dipamerkan karena kualitasnya melebihi ekspektasi awal.
“Saya pikir tadi ini lebih keren karena teman-teman di sini sangat fokus kerjanya, ternyata memang sebagus ini,” kagumnya.
Kakanwil Kemenkumham NTB Anak Agung Gede Krisna berharap dukungan pemerintah daerah terus memacu semangat para narapidana untuk mengasah keahlian mereka.
“Kita harapkan setelah bebas dia bisa berpartisipasi dan terimakasih dukungan ibu Dekranasda,” pungkasnya.
(Poros Lombok)
















