close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Exclusive Content:

PJ.Bupati Lotim Harapkan PPK Melaksanakan Fakta Integritas dan Sumpah yang Telah Diucapkan

LOMBOK TIMUR | PorosLombok.com - Sebanyak 105 anggota Panitia...

Lapas Selong Gelar Upacara Kesadaran Berbangsa dan Bernegara bagi Warga Binaan

LOTIM - PorosLombok.com || Lapas Kelas IIB Selong Kanwil...

Disnakeswan Lotim Bangun RPH Modern dan Rumah Pakan Ternak

LOTIM - PorosLombok.com || Dinas Peternak dan Kesehatan Hewan...

8 Siswa MTS MT Bilok Petung Terjangkit Penyakit Menular, RSUD Selong Lakukan Monitoring

LOTIM, Poroslombok.com – Wabah penyakit kulit menular menjangkiti 8 (Delapan) orang siswa MTS-MT Bilok Petung,Desa Bilok Petung,Kec.Sembalun. Saat ini para siswa tersebut membutuhkan bantuan penanganan medis.

“Saat ini siswanya yang terkonfirmasi terkena penyakit parah ini sebanyak 10 orang,”ungkap Direktur RSUD Dr.R.Soedjono Selong, Dr.Thantowi Jauhari, melalui pesan WhatsApp kepada Poroslombok Senin malam (22/02).

Adapun 8 orang siswa yang terjangkit penyakit menular tersebut antara lain: DH Kelas 8, MA Kelas 9, MS Kelas 9, MH Kelas 9, RJ Kelas 9, R Kelas 8, RA Kelas 7, dan H Kelas 9.

Baca Juga :  Pemerintah Daerah telah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan APBD 2022

Saat ditanya apakah para siswa tersebut akan dirawat di rumah sakit ataukah masih bisa ditangani di Puskesmas setempat? Ia menjelaskan saat ini pihaknya belum bisa menentukan karna masih dalam proses konsultasi dengan pihak Puskesmas setempat.

“Sementara saya konsultasikan.
InsyaAllah besok pagi PKM setempat berkoordinasi dengan kami di RSUD,”jawabnya.

Namun begitu pihaknya belum bisa menentukan jenis penyakit menular tersebut sebelum dilakukan pemeriksaan langsung oleh dokter spesialis kulit.

Baca Juga :  Memasuki Hari Terakhir, Tercatat 273 Pendaftar Pengawas TPS di Kecamatan Sikur

Pada hari ini, selasa (23/02) Telah berkomunikasi dan berkoordinasi antara tim tgc PKM, dokter Puskesmas yang langsung memeriksa dan mengkonsultasikannya dengan Dokter Spesialis kulit RSUD, sesuai dengan arahan Kepala Dinas Kesehatan.

“Disimpulkan bahwa, penderita-penderita tersebut menderita penyakit scabies (kudis) yang dibawa oleh salah seorang penderita yang kemudian ditularkan ke kawannya yang lain,”terang Thantowi.

Baca Juga :  Tampil Anggun, Ketua TP PKK Lotim Lontarkan Pujian untuk Masyarakat dan Pemdes Anjani

Langkah selanjutnya adalah, lanjutnya, melakukan treatment kepada penderita-penderita tersebut dengan melakukan perawatan lesi kulit yang diderita dengan cairan pembersih, salep antibiotik dan obat oral.

“Dilakukan follow up perkembangan penderita tersebut oleh Puskesmas sesuai advis Spesialis Kulit. Jika keadaan tidak membaik , akan dirujuk ke RSUD untuk penanganan lebih lanjut,”pungkasnya. (*)

TERPOPULER

advertisement

spot_img
Berita terbaru