FWMO Lombok Timur Gulirkan Dana PayLater 2026 Sebesar 44 Juta Rupiah Bagi Anggota

FWMO Lombok Timur memacu ekonomi jurnalis lewat kucuran dana PayLater 2026 sebesar 44 juta rupiah guna meningkatkan kesejahteraan anggota secara mandiri.

Lombok Timur, Poros LombokForum Wartawan Media Online (FWMO) Lombok Timur memacu ekonomi jurnalis melalui kucuran dana segar sebesar Rp44.150.000 pada periode 2026. Selain itu, program unggulan tersebut menjadi solusi nyata guna meningkatkan kesejahteraan para anggota secara mandiri.

​Selanjutnya, organisasi jurnalis ini mengandalkan skema FWMO PayLater untuk membantu rekan media memenuhi kebutuhan mendesak maupun modal usaha produktif. Langkah tersebut sekaligus membuktikan kekuatan finansial komunitas pers yang bertugas pada wilayah ini tanpa bergantung pihak luar.

​”Kami bersyukur karena anggota memanen manfaat FWMO PayLater guna menopang aktivitas harian maupun rintisan bisnis,” ujar Kepala Bidang Ekonomi FWMO Lotim, Yoni Ariadi, Jumat (20/2).

​Kemudian, program yang meluncur sejak 2023 tersebut secara nyata mempermudah kerja profesional para wartawan. Oleh karena itu, inovasi ini terus berkembang pesat sebagai instrumen penguatan ekonomi internal yang sangat efektif bagi jurnalis media online.

​”Anggota memikul kewajiban menyetor iuran bulanan senilai Rp25 ribu sebagai basis pendanaan bersama,” tegas Yoni.

​Mengenai teknisnya, Yoni menjelaskan bahwa manajemen dana tersebut sepenuhnya menerapkan prinsip kemandirian dari dan untuk anggota. Alhasil, sistem administrasi yang transparan menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan modal organisasi yang terus tumbuh hingga saat ini.

​”Kami menghitung dana itu sebagai pendapatan PayLater lalu memutar kembali uang tersebut untuk anggota yang membutuhkan,” tambahnya.

​Sementara itu, Ketua FWMO Lombok Timur, Syamsurrijal, menyebut program ini sebagai solusi cerdas atas sulitnya akses pembiayaan selama ini. Bahkan, ia menilai langkah taktis tersebut sangat krusial bagi keberlangsungan profesi jurnalis yang bekerja pada wilayah kabupaten.

​”Kami memfasilitasi anggota agar mereka mudah mengakses pembiayaan sehingga mendukung kerja jurnalis harian,” jelas Syamsurrijal.

​Pada akhirnya, suntikan dana puluhan juta ini mendorong 20 jurnalis di Lombok Timur agar semakin mandiri serta profesional saat bertugas. Jadi, pengurus FWMO berkomitmen memperluas cakupan manfaat ekonomi bagi seluruh insan pers yang bergabung dalam wadah tersebut.

(Poros Lombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU