Hari Jadi ke-II RF, Zainul Muttaqin: Kami Hadir untuk Memanusiakan Manusia

LOTIM | Poroslombok.com –

Peringatan Hari Jadi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Rinjani Foundation (RF) yang ke-II dilaksanakan di komplek Makam Batu Bangke (Makam TGH. Ali Batu) Sakra, Minggu (13/3/22).

Acara peringatan hari jadi kali ini mengambil tema “Mewujudkan Nilai-Nilai Sosial Melalui Semangat Al-Ma’un”. Tema itu diambil karna sesuai dengan visi-misi RF yang bergerak di bidang kemanusiaan.

Karnanya, pada acara peringatan hari jadi RF tersebut, juga dirangkaikan dengan acara pemberian santunan kepada 150 orang anak yatim piatu se-Kecamatan Sakra, serta pemaparan sejarah makam Batu Bangka.

Ketua umum Rinjani Foundation, Zainul Muttaqin, M.Pd, dalam sambutannya memamarkan sejarah terbentuknya Lembaga Rinjani Foundation.

“Pertama-tama yang ingin saya sampaikan ialah, sejarah berdirinya Rinjani Foundation,” ucap, Zainul, di depan ratusan jamaah dan tamu undangan yang hadir.

Kata Zainul, dari sekian banyak Lembaga yang ada di Kabupaten Lombok Timur, Rinjani Foundation didirikan atas kepedulian terhadap sesama, atau lebih tepatnya sebagai panggilan jiwa.

Karnanya, lanjut dia, bahwa di daerah ini ada begitu banyak lembaga, yang tentu memiliki visi-misi yang berbeda. Namun, perjuangan RF adalah fokua di bidang kemanusiaan.

Pada kesempatan itu, Zainul, juga mengutip salah satu hadits yang artinya sebagai berikut “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain”.

“Mungkin kami tidak bisa berbagi seperti kaum kapitalis, orang-orang yang memiliki modal. Tapi kami punya tenaga, ide dan gagasan yang kemudian kami tuangkan dalam pergerakan sosial,”urainya.

Masih dalam kesempatan yang sama, ia memamaparkan analisia berdasarkan temuannya di lapangan, bahwa masih banyak warga Lombok Timur yang kondisinya memprihatinkan.

Salah satu contoh, kata dia menuturkan, dimana terdapat kelompok masyarakat yang berprofesi sebagai buruh tani dengan pendapatan hanya 60 ribu rupiah per hari.

Dirinya kemudian membandingkan kelompok masyarakat yang sama, ketika mereka hendak mengurus KTP saja bingung, karena tidak tau teknis dan caranya, akhirnya nyogok 100 ribu.

“Karnanya dimana-mana saya katakan, mohon maaf, kemiskinan itu incloude dengan kebodohan. Makanya kita dilarang miskin oleh agama,” paparnya.

Itulah kondisi riil, kata Zainul, yang terjadi di lapangan. Atas dasar itulah, jelas dia lagi, RF hadir untuk mengadvokasi dan menjembatani bahkan memfasilitasi masyarakat dimaksud.

Karnanya Zainul menegaskan, sesuai konsep dasar perjuangn RF, yakni memanusiakan manusia, RF berkomitmen untuk selalu hadir membantu masyarakat miskin, sakit dan terlupakan.

Lebih jauh Zainul menjelaskan, bahwa dalam setiap peringatan hari jadi RF, pihaknya selalu memilih tempat-tempat sakral yang memiliki makna teologis.

“Tahun lalu kami gelar di salah satu masjid kuno. Sekarang kita laksanakan di makam salah satu pahlawan, yakni makam TGH. Muhammad Ali Batu. Alhamdulillah!,” tutupnya bersyukur.

Hadir pada acara tersebut, Kabag Ren mewakili Kapolres Lotim, Perwakilan Dandim Lotim, Kepala Kesbangpoldagri Lotim mewakili Bupati, Camat Sakra, perwakilan Kepala Desa, Kawil dari beberapa Desa, 150 Yatim Piatu serta seluruh jajaran pengurus Rinjani Foundation.

(Anas/pl)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU