Kadis PUPR Jamin Proyek Jalan Multiyears Lombok Timur Aman dari Cuaca Ekstrem

Kadis PUPR Lotim menjamin proyek jalan multiyears tetap aman meski hujan ekstrem. Dewanto Hadi optimis progres normatif dengan metode long segment guna efisiensi anggaran daerah.

​(PorosLombok.com) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lombok Timur menjamin pengerjaan jalan skema tahun jamak tetap aman. Meskipun intensitas hujan terus meningkat sepekan terakhir, para pekerja tetap mengejar target konektivitas wilayah.

​”Progres pembangunan masih terpantau normatif bahkan terdapat beberapa titik yang realisasinya melampaui target rencana awal,” kata Kadis PUPR Lotim, Ahmad Dewanto Hadi kepada PorosLombok, Rabu (25/2).

​Dewanto menegaskan alokasi anggaran proyek strategis tersebut sudah tersedia secara khusus. Dana ini tidak mengganggu pos kedaruratan bencana milik instansi lain untuk penanganan dampak cuaca di lokasi berbeda.

​”Pendanaan paket tahun jamak telah memiliki pos tersendiri sehingga tidak menggunakan Belanja Tidak Terduga yang merupakan ranah BPBD,” jelasnya.

​Strategi Hadapi Cuaca Buruk

​Para mitra kerja saat ini memantau situasi secara saksama di lapangan. Langkah tersebut bertujuan menghindari kerusakan material pondasi jalan yang bisa hanyut terbawa aliran air jika kontraktor memaksakan pengerjaan saat hujan deras.

​”Rekan kontraktor bersikap waspada karena penebaran material aspal sangat berisiko hanyut jika dipaksakan saat curah hujan sangat tinggi,” ujarnya.

​Hingga saat ini, Dinas PUPR memastikan belum menerima laporan resmi mengenai kerusakan fisik pada struktur bangunan. Kondisi semua pengerjaan yang tengah berjalan masih aman dari pengaruh cuaca buruk belakangan ini.

​”Sejauh ini paket pekerjaan multiyears belum ada laporan kerusakan, meski ada penghentian sementara pada lokasi tertentu di lapangan,” ungkapnya.

​Efisiensi Melalui Long Segment

​Pihak dinas kini menerapkan metode penanganan yang bervariasi pada setiap ruas jalan. Mereka menyesuaikan tindakan dengan tingkat kerusakan lapangan melalui sistem long segment agar penggunaan anggaran daerah lebih tepat sasaran.

​”Teknik perbaikan tidak selalu berupa pelapisan aspal baru secara menyeluruh karena setiap titik memiliki kebutuhan penanganan yang berbeda,” tuturnya.

​Kebijakan teknis ini membantu efisiensi anggaran karena memprioritaskan rekonstruksi total pada area rusak parah saja. Sementara itu, titik dengan kerusakan ringan cukup mendapatkan pemeliharaan rutin sesuai standar baku.

​”Penanganan sporadis dilakukan pada jalan yang kerusakannya tersebar, kecuali lokasi Terara-Santong yang memang harus direkonstruksi ulang,” katanya.

​Strategi jitu tersebut akan mengoptimalkan sisa waktu kontrak yang ada. Seluruh jalur transportasi utama di Kabupaten Lombok Timur segera kembali mulus untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat dengan lebih lancar.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU