Kadisdag Lotim: Pedagang Jangan Memanfaatkan Keadaan Untuk Memainkan Harga

POROSLOMBOK.COM, LOTIM –

Pasca Pemerintah mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), beberapa waktu yang lalu, cukup mempengaruhi harga sembilan bahan pokok (Sembako) walaupun kenaikannya tidak terlalu signifkan

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Timur (Lotim) mengakui, kenaikan harga BBM berpengaruh pada harga sembako akan tetapi masih dalam batas kewajaran dan normal.

“Kalau tidak salah kenaikan ini berkisar antara Rp.500 – Rp.1000 akan tetapi tidak semua bahan pokok,” jelasnya saat dikonfirmasi PorosLombok. Rabu (07/09).

Menurutnya dari hasil pantauan Dinas Perdagangan, yang paling berdampak pasca kenaikan harga BBM ini yakni harga cabe, telur, mengingat bahan pokok tersebut ada biaya ongkos pengiriman.

“Karena bahan-bahan ini diangkut menggunakan mobil, dan mobil menggunakan bensin, otomatis harga bahan tersebut juga naik,” ujarnya.

Ia berharap untuk masyarakat khususnya dikabupaten Lombok Timur tetap tenang, kerena setiap kebijakan pemerintah, selalu ada cara lain untuk mengatensi dampak dari kebijakan tersebut.

“Kalau kami menyarankan untuk para pedagang tetaplah berdagang dengan hati, kalaupun mencari keuntungan ya sewajarnya saja, jangan memanfaatkan keadaan,” pungkasnya

(Arul/ PorosLombok)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU