LOMBOK TIMUR | PorosLombok.com – Kepala Desa Dasan Lekong, Kecamatan Sukamulia, Lombok Timur, Lalu Mujibul Akbar kembali mendapatkan penambahan masa Jabatan setelah DPR RI Sahkan Revisi UU No: 3 Tahun 2024, dan dilantik kembali pada Selasa 13 Mei 2024.
Penambahan kembali masa Jabatan, tentu sebuah kesempatan untuk menuntaskan sejumlah program unggulan yang sempat tertunda di desa Dasan Lekong, salah satunya Program sampah, yang dimana sektor ini mampu membawa desa tersebut sebagai salah satu desa Percontohan di Indonesia.
“Alhamdulillah banyak dampak dari program sampah ini, terutama dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat, karena kita sudah mempunyai 500 lebih nasabah sampah,”ucapnya, Rabu (13/05).
diungkapkannya, bahwa program sampah yang dirintisnya beberapa tahun yang lalu juga banyak memberikan peluang usaha bagi masyarakat, terutama para perajin seni yang memanfaatkan sampah sebagai bahan dasar, kemudian disulap sebagai barang jadi yang bernilai ratusan bahkan jutaan.
“karena Kami juga punya kelompok usaha kerajinan berbahan dasar sampah Styrofoam, kami buat jadi produk seperti Pot bunga, aquarium, Meja, kursi dan beberapa produk lainnya, dan alhamdulillah boleh dikatakan cukup laris,” akunya.
Tak hanya itu, Program sampah berdampak pula pada sektor Kesehatan lingkungan, dalam upaya menekan beberapa jenis penyakit seperti demam berdarah (DB), malaria, infeksi saluran pernafasan (ISPA), diare, tuberkulosis paru, penyakit kulit, cacingan, dan sebagainya.
“Kita belum tau berapa persentasenya, namun menurut keterangan dari Pihak Puskesmas kasus-kasus penyakit-penyakit yang bersumber dari lingkungan turun,”akunya.
Lebih Jauh kata dia, selain sampah ia juga berkomitmen sukseskan program stunting, mengingat ini termasuk program pusat yang terus digencarkan, sehingga pihaknya akan meningkatkan kolaborasi dengan stakeholder terkait, bahkan peran kader-kader Posyandu harus terus dimasifkan, terutama untuk sosialisasi dan screening.
“jadi jika ada nanti kita temukan kasus stunting maka kami langsung melaporkannya ke Puskesmas atau ke daerah sehingga penanganannya cepat, namun yang paling penting yang harus kita lakukan adalah sosialisasi kepada masyarakat agar mereka bisa berprilaku hidup sehat untuk mencegah stunting,”pungkasnya.
Ia berharap di 2 tahun masa penambahan masa jabatannya ini bisa meninggalkan kesan yang baik bagi Masyarakat Desa Dasan Lekong, dan bisa dilanjutkan oleh pemimpin selanjutnya.
(Arul/PorosLombok)














