Maria Hayaza : Momen Persatuan di Tengah Kemerdekaan dan Panasnya Pilkada Lombok Timur

(Lombok Timur, PorosLombok.com) – Di bawah langit cerah pada perayaan HUT RI ke-79, semangat kemerdekaan terasa membara di setiap sudut Lombok Timur. Kemeriahan perayaan menghiasi jalanan dan ruang publik, sementara lagu-lagu kemerdekaan menggema di udara. Namun, di balik kegembiraan ini, kekhawatiran mulai menyelimuti hati sebagian warga.

“Pilkada yang semakin dekat membawa harapan, tetapi juga ancaman perpecahan di kalangan masyarakat,” ujar Ummi Maria Hayaza, Anggota DPRD Lombok Timur Terpilih dari Partai Gelora, pada Minggu sore, 17 Agustus 2024.

Maria menegaskan bahwa kemerdekaan bukan hanya soal bebas dari penjajahan fisik, tetapi juga soal bebas dari segala bentuk perpecahan. Dalam suasana politik yang semakin memanas, ia mengingatkan pentingnya menjaga persatuan, terutama di tengah perbedaan pilihan dalam Pilkada yang sering kali memicu ketegangan di antara masyarakat.

“Jangan sampai kita terpecah, itu sama saja kita belum merdeka,” ucapnya tegas, menandakan betapa krusialnya menjaga persatuan di tengah dinamika politik.

Suasana politik di Lombok Timur semakin hari semakin panas. Spanduk, baliho, dan kampanye dari berbagai kandidat menghiasi jalanan, menciptakan suasana yang penuh warna dan hiruk-pikuk. Setiap sudut tampak penuh dengan warna-warna pilihan politik, yang sering kali menjadi sumber ketegangan.

“Politik adu domba adalah senjata penjajah dulu. Kita harus waspada,” katanya, mengingatkan tentang bahaya perpecahan yang bisa timbul dari persaingan politik.

Pentingnya Mempererat Silaturahmi

Maria melihat Pilkada sebagai ujian bagi masyarakat untuk tetap bersatu meski pilihan berbeda. Ia percaya bahwa perbedaan dalam politik tidak seharusnya mengganggu keharmonisan sosial yang telah terjalin. Di tengah kebisingan politik, Maria berharap masyarakat mampu menahan diri dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemerdekaan yang sesungguhnya, yaitu kebersamaan dan persatuan.

“Persaudaraan lebih penting dari sekadar pilihan politik,” ucapnya singkat namun bermakna, menyerukan agar persatuan tetap diutamakan.

Ia menambahkan bahwa bangsa ini dibangun dari perjuangan bersama yang melewati berbagai rintangan. Sejarah telah mengajarkan bahwa tanpa persatuan, tidak ada kemerdekaan yang bisa diraih. Kini, tugas masyarakat adalah menjaga apa yang telah diwariskan oleh para pahlawan dengan semangat kebersamaan.

“Mari kita pererat silaturahmi, meski berbeda pilihan,” serunya dengan penuh harap, menekankan pentingnya memperkuat ikatan sosial di tengah perbedaan politik.

Di tengah hiruk-pikuk kampanye dan debat politik, Maria mengajak masyarakat untuk merenung sejenak. Ia meminta setiap individu untuk memikirkan kembali makna sejati dari kemerdekaan dan bagaimana kita sebagai bangsa bisa merawatnya dengan baik. Kebersamaan adalah fondasi utama dari kemerdekaan yang berkelanjutan.

“Perbedaan itu biasa, tapi jangan biarkan itu memisahkan kita,” tuturnya, menyerukan pentingnya menjaga integritas dan persatuan di tengah persaingan politik.

Saat sore hari mulai merangkak turun dan matahari mulai menyusut, Maria terus menyuarakan pesan damai. Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak terjebak dalam arus kebencian yang sering kali timbul saat Pilkada berlangsung. Meski pilihan berbeda, hati tetap harus menyatu dalam semangat persaudaraan dan cinta tanah air.

“Kita harus tetap satu, apapun pilihannya,” katanya lembut namun tegas, menegaskan bahwa persatuan harus tetap diutamakan meski dihadapkan pada perbedaan.

Maria percaya bahwa kemerdekaan yang kita nikmati saat ini harus dirawat dengan persatuan yang kokoh. Hanya dengan persatuan yang solid, bangsa ini bisa terus maju, melangkah lebih jauh, dan benar-benar merdeka dalam segala aspek kehidupan.

“Persatuan adalah kunci dari kemerdekaan sejati,” ucapnya mengakhiri dengan penuh keyakinan, menutup pesan dengan tekad kuat untuk menjaga persatuan sebagai bagian integral dari kemerdekaan yang telah dicapai.

(Arul/porosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU