PorosLombok.com – Perum Bulog Cabang Lombok Timur terus menggenjot percepatan distribusi Bantuan Pangan alokasi Juli hingga September 2026 demi mengejar target penyaluran. Progres pengiriman beras di wilayah ini telah menembus angka 40 persen dari total sasaran hingga Senin (24/8/2026).
“Sampai saat ini kita telah menyalurkan Bapang ini kepada kurang lebih 80.000 Penerima Bantuan Pangan,” ujar Pimpinan Cabang Bulog Lombok Timur, Dindy Wida Pusparanti.
Secara keseluruhan, kuota target penerima manfaat di Kabupaten Lombok Timur dipatok mencapai 260.000 warga. Beras bantuan seberat 10 kilogram per penerima tersebut terus disalurkan secara bertahap menuju titik-titik bagi di setiap desa.
“Penyaluran kali ini semua sudah lebih terencana dengan baik, stok siap, kemasan siap, dan jadwal juga sudah jauh-jauh hari dipersiapkan supaya bisa lebih cepat,” terangnya.
Pergerakan armada logistik saat ini tercatat telah menuntaskan pendistribusian di sembilan wilayah kecamatan. Sembilan area tersebut meliputi Kecamatan Aikmel, Jerowaru, Masbagik, Pringgabaya, Sambelia, Selong, Sembalun, Sikur, dan Wanasaba.
“Rencana awal kami sebenarnya penyaluran bisa selesai di awal September karena proses administrasinya membutuhkan waktu,” jelasnya.
Bulog sengaja memajukan target penyelesaian fisik di lapangan agar memiliki waktu luang yang cukup dalam merapikan berkas. Langkah percepatan ini diambil mengingat laporan administrasi pertanggungjawaban wajib tuntas sebelum batas akhir 31 September 2026.
“Sisa waktu yang ada akan dimaksimalkan untuk merampungkan penyaluran ke seluruh kecamatan yang tersisa,” tegasnya.
Menanggapi ritme penyaluran tersebut, pihak dinas terkait memastikan pengawasan terus ditingkatkan agar sisa target 60 persen dapat dikejar secara presisi. Koordinasi ditingkatkan guna memastikan pergerakan truk pengangkut beras tidak mengalami hambatan cuaca atau jalur.
“Kami terus memantau pergerakan distribusi harian dari gudang Bulog menuju titik serah di tingkat desa,” kata Kepala Bidang Ketersediaan Pangan Dinas Pangan Lombok Timur, Ahmad Syafi’i.
Pemerintah daerah mengapresiasi capaian 80.000 penerima yang sudah mengantongi bantuan pangan pada pekan ketiga Agustus ini. Ritme kerja cepat dinilai sangat penting agar masyarakat berpenghasilan rendah segera merasakan manfaat program Bansos tersebut.
“Realisasi 40 persen ini menjadi sinyal positif bahwa penyaluran di Lombok Timur berjalan sesuai schedule yang ditetapkan,” tuturnya.
Fokus utama tim gabungan saat ini difokuskan pada penuntasan distribusi di 12 kecamatan tersisa yang belum tersentuh penuh. Tim lapangan terus bersiap menyisir wilayah pelosok agar tidak terjadi penumpukan jadwal di akhir bulan.
“Ketersediaan armada pengangkut dan personil di lapangan sudah ditambahi untuk mempercepat durasi bongkar muat beras,” ungkapnya.
Sinergi antara Bulog, dinas sosial, dan aparat desa diharapkan mampu menjaga konsistensi laju distribusi harian. Seluruh pihak berkomitmen menyelesaikan seluruh kuota penerima sebelum memasuki pertengahan bulan depan.
“Kami optimistis seluruh target kuota 260.000 penerima manfaat di Lombok Timur dapat tuntas tersalurkan secara presisi sebelum tenggat waktu berakhir,” pungkasnya.*

















