LOTIM – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat imbangan sudah mulai dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Lombok Timur. Namun, masyarakat Lombok Timur yang sudah merancang agenda liburan bersama keluarga saat lebaran nanti tidak perlu merasa khawatir.
Pasalnya, pemberlakuan PPKM tersebut tidak berlaku bagi masyarakat Lombok Timur, terkecuali bagi mereka yang melakukan perjalanan ke wilayah lain. Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Lombok Timur, HM.Juaini Taofik, yang juga sebagai Sekretaris Satgas penanganan covid Lotim.
“Untuk sesama warga Lotim tidak, ini kehati-hatian bagi pelaku perjalanan di dalam wilayah Lotim saja,”tulis Juaini Taofik, saat dihubungi poroslombok via pesan WhatsApp, jum’at (16/07/21).
Sedangkan bagi pelaku perjalanan dari wilayah lain yang akan masuk maupun melewati wilayah Lombok Timur akan diterapkan protokol kesehatan dan pemeriksaan suhu tubuh bagi yang tidak dapat menunjukkan kartu vaksin.
“Jika tidak menunjukkan kartu vaksin langsung diswab antigen. sebagaimana laporan tim Kayangan kemarin, ada 5 warga yang datang dari sumbawa terpaksa diminta putar balik karna swab antigennya positif,”tulis Juaini Taofik menjelaskan.
“Inti dari PPKM adalah mengurangi mobilitas warga sampai tanggal 20 juli,”terang dia lagi sembari menambahkan, “selanjutnya akan dievaluasi kembali,”ujarnya.
Namun bagi mereka (pelaku perjalanan-red) yang bisa menunjukkan kartu vaksin, lanjut Juaini Taofik, dapat melanjutkan perjalanan tanpa diswab antigen.
Sementara itu, bagi para pelaku pariwisata yang ada di wilayah Lombok Timur juga tidak perlu khawatir. Sebab, masih menurut Sekda, pada saat lebaran nanti tidak akan ada penutupan.
Meski begitu, nantinya akan diterapkan Protokol Kesehatan yang ketat. dimana jumlah pengunjung akan dibatasi, yakni 25 persen dari kapasitas yang tersedia. Hal ini merujuk pada Surat Edaran (SE) Bupati.
“Sesuai SE Bupati, buka dengan Prokes ketat, kapasitas 25 persen dari normal,”jelas pria yang akrab dipanggil Kang Ofik itu.
Untuk diketahui, bentuk penerapan PPKM darurat imbangan di Lombok Timur saat ini dilakukan penyekatan di tiga pintu masuk. Yakni perbatasan Jenggik di Kecamatan Terara, Sukaraja di Kecamatan Jerowaru, dan pelabuhan Kayangan di Labuhan Lombok Pringgabaya.(ns-pl)















