Lombok Timur, PorosLombok.com – Suasana belajar di SDN 1 Gereneng mendadak berubah. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan salah satu ruang kelas roboh. Kondisi ini membuat aktivitas belajar siswa terganggu dan mengundang perhatian pemerintah daerah.
Tanpa menunggu lama, Penjabat (PJ) Bupati Lombok Timur, Muhammad Juaini Taofik, langsung turun tangan. Didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, ia meninjau langsung kondisi sekolah pada Senin (10/2).
“Kita ingin pastikan seberapa besar kerusakan ruang kelas yang terdampak,” ujar Juaini saat tiba di lokasi.
Dari hasil peninjauan, kondisi bangunan memang cukup memprihatinkan. Bukan hanya satu ruang kelas yang rusak parah, beberapa lainnya juga sudah tidak layak ditempati.
“Kondisi kerusakan cukup parah, dan ada ruang kelas lain yang sebenarnya juga sudah tidak layak untuk digunakan,” tegasnya.
Melihat situasi ini, Juaini langsung mengambil langkah cepat. Ia meminta pihak sekolah segera membuat laporan agar pemerintah daerah bisa segera melakukan perbaikan.
“Kita akan perbaiki empat ruang kelas yang kondisinya memang cukup parah,” tandasnya.
Sementara menunggu perbaikan, pihak sekolah terpaksa memanfaatkan ruang UKS dan musala sebagai tempat belajar sementara bagi siswa.
Insiden ini kembali menjadi alarm bagi pemerintah daerah terkait kondisi infrastruktur sekolah. Apalagi, kenyamanan dan keselamatan siswa dalam proses belajar mengajar harus menjadi prioritas utama.
Redaksi | PorosLombok
















