Stok Semen Langka di Lotim, Pengecoran Masjid Nurul Islam Sangiang Terhenti

Pengecoran lantai 1 Masjid Nurul Islam Sangiang Lombok Timur terhenti akibat semen langka. Disdag Lotim siap turun tangan menelusuri dugaan kendala distribusi ke lapangan.

PorosLombok.com — Pengecoran lantai satu Masjid Nurul Islam di Dusun Sangiang, Desa Kumbang, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur terpaksa terhenti total akibat kelangkaan stok semen sejak setengah bulan terakhir, Kamis (24/9/2026).

“Pihak panitia sudah keliling ke mana-mana untuk mencari 450 zak semen merk Tiga Roda, Bosowa, Gresik, atau Tonasa, tetapi seluruh toko bangunan mengaku kehabisan stok,” kata Kepala Dusun Sangiang, Somad.

Upaya pencarian ke berbagai distributor hingga pengecer lokal belum membuahkan hasil sama sekali. Panitia pembangunan kini sangat membutuhkan informasi keberadaan toko bangunan yang masih memiliki persediaan barang material tersebut untuk melanjutkan proyek.

“Kami sangat mengharapkan bantuan informasi dari masyarakat atau distributor yang masih menyimpan stok semen agar proses pembangunan tempat ibadah ini tidak mangkrak semakin lama,” ujarnya.

Kondisi ini memicu keprihatinan mendalam bagi warga setempat karena proses pengerjaan fasilitas ibadah terancam terbengkalai dalam durasi yang tidak menentu. Pengurus masjid telah menyiapkan dana pembelian secara tunai, namun ketiadaan pasokan di pasar menjadi kendala utama.

“Bahan bangunan ini sangat krusial bagi kelangsungan proyek desa, sehingga ketiadaan barang secara mendadak jelas memukul rencana pengerjaan yang sudah disusun jauh hari,” jelasnya.

Masalah keterbatasan pasokan material di kawasan Masbagik ini juga ditengarai merembet ke beberapa proyek konstruksi swadaya masyarakat lainnya. Krisis ini memicu desakan agar pemerintah daerah segera turun tangan mengatasi rantai distribusi yang tersendat.

“Kami khawatir jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa penanganan cepat, biaya pembangunan akan membengkak dan merugikan kas swadaya warga,” tambahnya.

Menanggapi keluhan warga yang kian memuncak tersebut, Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Timur berjanji akan segera mengambil langkah cepat di lapangan. Pihaknya berkomitmen menelusuri akar masalah penyebab menghilangnya komoditas vital itu dari pasaran.

“Kami sudah menerima laporan terkait kelangkaan ini dan siap turun langsung melakukan investigasi mendalam ke lapangan,” kata Kepala Dinas Perdagangan Lombok Timur, Hadi Fathurrahman.

Instansi teknis menilai semen sebagai komoditas strategis yang pergerakan harganya harus terus dipantau agar tidak mengganggu stabilitas ekonomi daerah. Pemda tidak akan tinggal diam jika ditemukan indikasi permainan spekulan di tingkat distributor.

“Semen merupakan bahan pokok konstruksi yang sangat penting, sehingga kelancaran distribusinya menjadi perhatian utama kami bersama barang komoditas lain,” tegasnya.

Langkah inspeksi mendalam siap diterjunkan untuk memastikan apakah kelangkaan ini murni akibat keterlambatan pasokan pabrik atau ada unsur penimbunan. Pemantauan ketat akan diselaraskan dengan pengawasan barang subsidi lainnya seperti BBM.

“Petugas akan mengecek langsung ke toko-toko bangunan dan jalur distribusi guna memastikan kebenaran informasi serta mengurai sumbatan pasokan,” urainya.

Koordinasi lintas sektor juga bakal diperketat guna menjamin ketersediaan barang kebutuhan masyarakat kembali normal dalam waktu singkat. Dinas Perdagangan memastikan penelusuran fakta di lapangan berjalan secara transparan dan terukur.

“Langkah komunikasi dan verifikasi faktual terus kami matangkan agar penanganan masalah ini tepat sasaran,” tuturnya.

Pemerintah daerah mengimbau para pemilik toko bangunan agar tidak memanfaatkan situasi sulit ini untuk menaikkan harga secara tidak wajar. Tindakan tegas siap diambil jika ditemukan pelanggaran aturan perdagangan yang merugikan publik.

“Kami pastikan tim bergerak cepat mengecek seluruh simpul distribusi agar pembangunan sarana ibadah warga bisa segera berlanjut,” pungkasnya.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU