(Lombok Timur, PorosLombok.com) – Penjabat (Pj) Bupati Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, menyatakan dukungan penuh terhadap program pelatihan yang digagas Polda NTB bersama Badan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Lombok Timur. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan memasuki masa pensiun.
Dalam sambutannya pada pembukaan tailor made training (TMT) di Ballroom BPVP Lombok Timur, Lenek, Senin (9/9), Juaini Taofik mengungkapkan rencananya untuk mengimplementasikan program serupa bagi ASN di Lombok Timur. Menurutnya, pelatihan ini sangat penting untuk memastikan para ASN tetap produktif meskipun sudah pensiun.
Pelatihan ini difasilitasi oleh Korpri dan dirancang khusus bagi ASN yang mendekati masa purna tugas. Tujuannya adalah untuk memberikan persiapan yang matang bagi mereka agar tetap aktif berkontribusi dalam masyarakat, mengingat usia pensiun yang masih dianggap produktif berkat peningkatan kualitas kesehatan dan usia harapan hidup.
“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memberikan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, termasuk bagi para buruh migran yang pulang kampung,” kata Juaini Taofik dalam pidatonya. Ia menambahkan bahwa program serupa telah dijalankan di tingkat desa untuk memenuhi kebutuhan spesifik masyarakat setempat.
Kapolda NTB, Irjen Pol R. Umar Faroq, yang turut hadir dalam acara tersebut, berharap peserta dapat mengikuti pelatihan dengan serius. Menurutnya, fasilitas pelatihan yang tersedia di BPVP Lombok Timur sangat memadai untuk membantu peserta memperoleh keterampilan yang bermanfaat di masa depan.
Pelatihan ini dirancang dengan pendekatan praktis, mencakup bidang Barista, Bakery, Commercial Cooking, dan tanaman buah. Irjen Pol R. Umar Faroq percaya bahwa dengan keterampilan ini, peserta dapat lebih percaya diri memasuki masa pensiun tanpa kehilangan produktivitas.
Selain ASN Polda yang akan pensiun, pelatihan ini juga menyasar sejumlah anggota kepolisian di lingkup Polda NTB. Acara pembukaan turut dihadiri jajaran Forkopimda Lombok Timur, Direktur Bisnis BTPN wilayah Bali Nusa Tenggara, serta sejumlah pejabat utama Polda NTB yang menunjukkan dukungan terhadap inisiatif ini.
Dengan adanya program pelatihan ini, Pemda Lombok Timur berharap dapat meningkatkan keterampilan warganya, mendorong produktivitas, dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah. Langkah ini dianggap sebagai salah satu upaya strategis untuk memastikan kesejahteraan masyarakat pasca-pensiun.
(Arul/PorosLombok)














