PorosLombok.com – Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar memberikan atensi khusus terhadap potret kerukunan antarumat beragama saat memimpin rombongan Safari Ramadhan di Masjid An Nur, Desa Gondang pada Selasa (10/03/2026).
Pemerintah daerah menilai momentum bulan suci tahun ini sangat spesial karena puncak hari kemenangan umat Islam diprediksi jatuh bersamaan dengan pelaksanaan hari raya Nyepi bagi umat Hindu di wilayah tersebut.
”Momen ini menjadi bukti keharmonisan saat umat Islam menyambut Lebaran dan umat Hindu melaksanakan ibadah Nyepi secara berdampingan,” ujar Bupati Najmul Akhyar.
Fenomena langka ini menjadi ujian sekaligus pembuktian bagi warga KLU dalam merawat tradisi toleransi melalui koordinasi kegiatan pawai ogoh-ogoh yang tetap menghormati khidmatnya malam takbiran.
”Kami turun ke masyarakat untuk mengajak bersatu membangun Lombok Utara demi memberikan manfaat bagi anak cucu kita,” katanya.
Najmul Akhyar menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah jemaah bertujuan memperpendek jarak komunikasi sehingga kebijakan pembangunan dapat diserap langsung oleh seluruh lapisan warga tanpa hambatan birokrasi.
Melalui dialog terbuka di masjid tersebut, pihak eksekutif berupaya menanamkan nilai-nilai persatuan agar stabilitas keamanan daerah tetap terjaga kokoh meski berada di tengah keberagaman keyakinan yang sangat kental.
”Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila terdapat hal-hal yang kurang berkenan di dalam penyambutan kami,” jelas Camat Gangga Mahzan Zohdi.
Mahzan Zohdi mengapresiasi langkah bupati yang memilih wilayahnya sebagai titik sasaran Safari Ramadhan mengingat Masjid An Nur memiliki nilai strategis sebagai pusat pengembangan spiritual dan wisata rohani lokal.
Integrasi antara kegiatan ibadah dan pelestarian budaya diharapkan mampu menjadi perisai dari potensi gesekan horizontal sehingga warga dapat merayakan hari besar masing-masing dengan penuh kedamaian serta saling menghargai.
”Terima kasih kepada bapak Camat dan seluruh jemaah yang menyambut kedatangan kami dengan penuh kehangatan serta silaturahmi,” ucap pimpinan daerah.
Bupati menutup agenda tersebut dengan mengajak seluruh elemen masyarakat tetap konsisten menjaga kondusivitas wilayah demi mewujudkan wajah Lombok Utara yang harmonis di mata dunia internasional,*















