(PorosLombok.com) – Ratusan jamaah memadati Masjid Agung Al-Mujahidin Selong pada Jumat (5/9) malam, mengikuti Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah tingkat Kabupaten Lombok Timur.
Acara itu turut dihadiri Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh agama, dan sejumlah tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Wabup Edwin menegaskan bahwa tradisi maulid di Lombok Timur berlangsung meriah hingga ke tingkat mushala, berbeda dengan perayaan Tahun Baru Islam yang lebih terbatas.
Ia mengungkapkan Kementerian Dalam Negeri sebenarnya mengimbau agar pemerintah daerah menahan diri dari penyelenggaraan kegiatan berskala besar yang berpotensi menimbulkan keramaian.
Namun, menurutnya, kondisi Lombok Timur relatif aman meski sempat dilanda aksi demonstrasi. “Alhamdulillah masyarakat kita tidak mudah terprovokasi isu liar di media sosial. Ini patut kita syukuri,” ucapnya.
Wabup menekankan pentingnya menjaga suasana tetap kondusif. Ia optimistis kebersamaan warga mampu meredam gesekan sosial. “Dengan kebersamaan, InsyaAllah daerah ini tetap damai,” katanya.
Sementara itu, penceramah TGH. M. Rizki Hamzar mengingatkan jamaah tentang keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai figur utama yang harus dicontoh umat Islam.
Ia menegaskan, akhlak Rasulullah relevan untuk menyikapi dinamika masyarakat modern, termasuk menjaga persatuan di tengah perbedaan pandangan.
Dalam penutup tausiyahnya, TGH Rizki memanjatkan doa agar Lombok Timur senantiasa diberikan rasa aman, nyaman, dan dijauhkan dari perpecahan.
Ia juga berharap silaturahmi antarwarga semakin kokoh, sehingga ikatan sosial tetap terjaga dengan baik.
(*/porosLombok)















