Mudik Lebaran 2026, DAMRI Mataram Siapkan 80 Armada Jamin Zero Accident

DAMRI Mataram menyiagakan 80 armada bus untuk arus mudik Lebaran 2026 dengan penekanan pada target zero accident melalui perawatan rutin kendaraan dan pemeriksaan kesehatan ketat bagi pengemudi.

PorosLombok.com — Perum DAMRI Cabang Mataram memastikan kesiapan penuh armada dan pengemudi guna melayani arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Perusahaan plat merah ini menyiagakan puluhan unit kendaraan untuk menjamin kelancaran mobilisasi masyarakat.

​Manajemen saat ini mengoperasikan lebih dari 80 unit armada yang menjangkau 14 rute strategis di Pulau Lombok hingga Pulau Sumbawa. Jangkauan tersebut mencakup trayek angkutan bandara Senggigi hingga jalur perintis di wilayah terluar.

​“Sekarang masyarakat, terutama anak muda, lebih banyak menggunakan kendaraan pribadi sehingga berdampak pada penurunan penumpang,” ujar GM DAMRI Cabang Mataram Zuryani pada Kamis (19/03/2026).

​Zuryani mengakui tren penggunaan kendaraan pribadi dan menjamurnya Perusahaan Otobus (PO) swasta menjadi tantangan serius bagi bisnis perusahaan. Meski demikian, DAMRI tetap menyiapkan penambahan armada cadangan pada rute-rute gemuk.

Prioritas Keselamatan dan Maintenance Harian

​Antisipasi lonjakan dilakukan dengan menambah satu hingga dua unit bus per rute sesuai kebutuhan riil di lapangan. Langkah ini dianggap lebih efisien daripada tahun-tahun sebelumnya yang bisa mencapai lima unit tambahan per jalur.

​“Keunggulan kami adalah aspek keamanan dan kemudahan layanan karena seluruh armada rutin menjalani maintenance harian,” katanya.

​Zuryani menjamin seluruh penumpang terlindungi oleh asuransi perjalanan sebagai bentuk komitmen standar pelayanan minimal yang ketat. Sistem administrasi yang transparan memudahkan masyarakat untuk menyampaikan keluhan jika terjadi kendala teknis selama perjalanan.

​Kesiapan sumber daya manusia juga menjadi perhatian serius manajemen melalui pemeriksaan kesehatan yang sangat intensif. Perusahaan bekerja sama dengan dinas kesehatan dan Jasa Raharja untuk memantau kondisi fisik para pengemudi secara berkala.

​“Kami pastikan seluruh pengemudi dalam kondisi fit to work untuk menjamin keselamatan selama perjalanan mudik berlangsung,” tegasnya.

​Pihak DAMRI memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada H-3 hingga H-2 menjelang hari raya Idulfitri mendatang. Pergerakan pemudik tahun ini diprediksi lebih merata karena durasi masa libur nasional yang cenderung lebih panjang dari biasanya.

​Seluruh kesiapan teknis maupun non-teknis ini bertujuan untuk mewujudkan target zero accident secara konsisten di wilayah NTB. DAMRI berkomitmen tetap menjadi pilihan utama bagi pemudik yang mengutamakan aspek keamanan dan kenyamanan.

​“Kami memberikan layanan terbaik bagi masyarakat sekaligus mendukung kelancaran mobilitas selama periode Lebaran tahun ini,” pungkasnya.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU