Mataram, PorosLombok.com –
Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Nusa Tenggara Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) sekaligus Rapat Pleno Pengurus Lengkap (RPPL) kedua, Jumat (23/06/2023). Rapat yang digelar di Hotel Pratama Mataram ini dalam rangka mengevaluasi organisasi dan evaluasi konsolidasi.
Hadir dalam rapat pleno pertama ini dari Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO), para Fungsionaris Pengurus, Majelis Pimpinan Wilayah (MPW), semua kader MPW Pemuda Pancasila NTB, serta perwakilan MPC Pemuda Pancasila se-NTB.
Ketua MPW Pemuda Pancasila Nusa Tenggara Barat, Eddy Shopiaan ST mengatakan, rapat pleno ini merupakan suatu langkah awal yang bersifat strategis dan krusial. Sebab melalui rapat pleno ini, sebagai langkah awal perjalanan MPW Pemuda Pancasila NTB masa bhakti 2022-2027.
“Melalui rapat pleno ini kita ingin menetapkan suatu kebijakan organisasi secara selektif dan kolegial, serta mempersiapkan program kerja organisasi. Kita juga tidak mau lagi ada permasalahan terkait dengan administrasi,” ujar Bung Eddy buasa disapa usai rapat pleno kepada media.
Dalam rapat, Eddy juga berkomitmen bakal menjadikan organisasi ini semakin kompak dan solid. Sebab selama ini, sejumlah MPC seolah hidup segan mati tak mau atau ibarat Bonsai.
“Kita ingin Pemuda Pancasila ini benar-benar dapat berkontribusi nyata terhadap kemajuan pembangunan daerah. Makanya kita akan berikan waktu yang cukup agar semua MPC dapat bekerja maksimal. Yang tidak siap, kita akan rombak pengurusnya,” tegas pria kelahiran KSB yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua 1 Gapensi NTB.
Eddy menjelaskan, melalui rapat pleno kedua ini, dirinya juga bakal berkonsolidasi dengan semua perangkat organisasi. Termasuk kepada MPC 10 kabupaten/kota untuk segera mendevinitifkan dari 100 persen dari PAC di masing-masing wilayah.
“Saya mau Pemuda Pancasila NTB itu besar. Makanya kita harus kuat dan bersatu,”
Selain itu juga pada rakor dan rapat Pleno II ini peserta Menyepakati Pemberhentian dan pergantian Sekwil PP NTB saudara M. Fihiruddin yang sedang menjalani proses hukum kasus UU IT dan Hasilnya rakor dan rapat pleno akan di kirim Ke MPN Besok. **















