PorosLombok.com – Pemerintah Kota Mataram memastikan pelaksanaan pawai takbiran menyambut Idul Fitri di wilayah Kecamatan Cakranegara tetap berlangsung sesuai jadwal meskipun bertepatan dengan rangkaian Hari Raya Nyepi.
Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang menegaskan pemerintah daerah telah mematangkan koordinasi lintas sektor agar kedua prosesi besar keagamaan tersebut dapat terlaksana secara khidmat tanpa adanya gangguan.
”Tidak ada yang berubah dari rencana awal, pawai takbiran tetap jalan meski bersamaan dengan Hari Raya Nyepi,” ujarnya.Selasa (10/03/2026).
Kebijakan ini diambil untuk menjaga prinsip dasar harmoni antarumat beragama yang selama ini telah menjadi fondasi sosial yang sangat kuat di Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Lalu Martawang menjelaskan bahwa pelaksanaan teknis di lapangan akan mengalami penyesuaian khusus guna menghormati kekhusyukan umat Hindu yang sedang melaksanakan ritual catur brata penyepian.
”Penyesuaian hanya pada beberapa kondisi sesuai semangat toleransi, sama halnya saat umat Hindu melaksanakan ogoh-ogoh dengan menghargai umat Islam yang berpuasa,” katanya.
Pihak penyelenggara berkomitmen menerapkan aturan suara dan pergerakan massa yang lebih santun demi menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman yang telah lama terjalin erat di tengah masyarakat.
Lalu Martawang menyebutkan bahwa sikap saling menghargai ini merupakan tradisi dua arah yang indah dan menjadi potret nyata kedamaian di kota dengan slogan Harum tersebut.
”Rute pelaksanaan takbiran di Kecamatan Cakranegara dipastikan akan melewati jalur utama Jalan Pejanggik seperti tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.
Lintasan pawai tersebut secara spesifik akan mengambil titik awal dari depan eks Mataram Mall hingga berakhir di perempatan besar Cakranegara yang menjadi pusat keramaian.
Lalu Martawang berharap koordinasi yang matang ini mampu memperlihatkan kepada publik bahwa Mataram adalah miniatur toleransi Indonesia yang mampu hidup berdampingan secara damai.
”Kita akan sangat memperhatikan kenyamanan umat Hindu yang sedang melaksanakan Nyepi agar semua prosesi berjalan beriringan tanpa hambatan,” pungkasnya.*














