​Rachmat Hidayat Kobarkan Semangat Kader Banteng, PDIP Mataram Tolak Pilkada Lewat DPRD

Rachmat Hidayat menekankan pentingnya penguatan ideologi Pancasila 1 Juni dan kedisiplinan kader hingga tingkat akar rumput.

(PorosLombok.com) –PDI Perjuangan Kota Mataram resmi menyelenggarakan agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) guna memperkokoh struktur organisasi pada Sabtu (7/1/2026).

Ratusan pengurus dari berbagai tingkatan memadati Gedung Serbaguna Kantor DPD PDIP Nusa Tenggara Barat untuk mematangkan strategi pemenangan partai.

​Ketua DPD PDIP NTB, H. Rachmat Hidayat, hadir secara langsung membuka rangkaian kegiatan konsolidasi internal partai berlogo banteng moncong putih tersebut. Sosok legislator DPR RI yang kharismatik ini memberikan pengarahan mendalam bagi keberlangsungan gerak partai di seluruh wilayah Pulau Lombok.

​Penguatan Ideologi di Akar Rumput

​Sejumlah elite politik daerah seperti Anggota DPRD NTB Made Slamet hingga Ketua DPC Mataram I Gede Wiska mendampingi di barisan depan. Sekretaris DPC Imam Budi Gunawan bersama para legislator tingkat kota menunjukkan soliditas penuh dalam menjalankan instruksi organisasi.

​Rachmat menegaskan bahwa Musancab bukan sekadar pertemuan formalitas rutin bagi jajaran pengurus di tingkat kecamatan. Momentum ini menjadi langkah krusial partai untuk mempertajam militansi serta ideologi setiap individu kader yang bernaung di bawah bendera banteng.

​”PDIP merupakan wadah politik ideologis bagi kaum wong cilik yang harus terus dijaga keberadaannya,” katanya.

​Setiap kader wajib mengimplementasikan nilai-nilai luhur perjuangan dalam tindakan nyata saat terjun langsung di tengah masyarakat luas. Politisi senior Bumi Gora ini juga membagikan kisah inspiratif mengenai perjalanan panjang pengabdiannya sejak masa awal pendirian partai.

​Ia menceritakan fase tekanan politik dan dinamika demokrasi yang menguji kesetiaan serta daya tahan seluruh elemen pejuang partai. Seluruh kader harus menjadikan kesetiaan terhadap Pancasila 1 Juni sebagai fondasi utama yang tidak boleh goyah oleh gempuran zaman.

​Anak Ranting Jadi Ujung Tombak

​Rachmat menyebut ajaran Bung Karno sebagai kompas moral yang menuntun gerak langkah kader dalam menggapai cita-cita keadilan. Ia memberikan perhatian sangat khusus kepada unit terkecil di tingkat anak ranting dalam pidato politiknya tersebut.

​”Struktur anak ranting merupakan busur panah perjuangan yang akan melesatkan ideologi kita,” jelasnya.

​Mesin partai di level akar rumput harus bekerja dengan maksimal dan penuh dedikasi untuk menghadirkan keberpihakan nyata bagi rakyat. Rachmat bahkan memeriksa kehadiran pengurus satu per satu guna memastikan kedisiplinan organisasi tetap terjaga dengan sangat ketat.

​”Tidak akan pernah ada kemenangan besar tanpa adanya kedisiplinan yang kuat di dalam internal,” katanya.

​Kader harus merawat prinsip disiplin tersebut sebagai nafas utama dalam menjalankan tugas-tugas kepartaian di lapangan. Forum resmi tersebut juga membahas secara hangat mengenai ketegasan sikap partai terhadap sistem demokrasi nasional saat ini.

​Menjaga Daulat Rakyat dalam Pilkada

​Jajaran pengurus menolak mentah-mentah wacana pengembalian mekanisme pemilihan kepala daerah melalui parlemen atau DPRD. Sikap ini menunjukkan komitmen kuat partai dalam menjaga hak konstitusional masyarakat untuk memilih pemimpin secara terbuka.

​”Sistem Pilkada langsung merupakan bukti nyata bahwa kedaulatan sepenuhnya ada di tangan rakyat,” jelasnya.

​Rachmat menilai penghapusan hak suara rakyat secara langsung sebagai langkah mundur yang mencederai semangat reformasi di Indonesia. Rakyat memegang hak tertinggi yang tidak boleh siapapun membatasinya dalam menentukan sosok pemimpin kepercayaan mereka.

​”Mengebiri kedaulatan rakyat sama saja dengan mengkhianati sejarah panjang perjuangan bangsa kita ini,” tegasnya.

​Seluruh peserta musyawarah memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap penegasan politik yang menggelegar di dalam aula tersebut. PDI Perjuangan mengklaim sikap politik ini selaras dengan prinsip demokrasi yang berakar pada kebudayaan asli bangsa Indonesia.

​Strategi Menghadapi Disrupsi Politik

​Legislator Senayan tersebut juga menyoroti tantangan era digital serta perubahan perilaku pemilih muda yang kian dinamis. Kader harus lebih adaptif terhadap kemajuan teknologi tanpa kehilangan jati diri sebagai pembela rakyat kecil.

​”Kita harus tetap berdiri mandiri di atas kaki sendiri dalam menghadapi segala perubahan,” katanya.

​Partai mewajibkan politik yang beretika dan berorientasi pada kepentingan publik tetap menjadi panglima di tengah kompetisi yang kompleks. Musancab ini harapannya mampu melahirkan kepemimpinan tingkat kecamatan yang solid dan siap bekerja keras untuk rakyat.

​Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Mataram, I Gede Wiska, menyatakan rasa bangganya atas arahan langsung dari pimpinan tertinggi partai di NTB. Kepemimpinan Rachmat Hidayat memberikan arah perjuangan yang sangat jelas bagi seluruh kader di wilayah ibu kota provinsi.

​Komitmen Pelayanan Wong Cilik

​Wiska menyampaikan ucapan selamat atas penghargaan prestisius yang Rachmat Hidayat terima dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata atas dedikasi dan loyalitas tanpa batas selama puluhan tahun mengabdi di partai.

​”Apresiasi tertinggi dari pusat ini menjadi inspirasi besar bagi kami di daerah untuk terus setia,” katanya.

​DPC Mataram berkomitmen menjalankan instruksi partai dengan turun langsung ke bawah guna menyerap aspirasi warga secara maksimal. Pengurus di semua tingkatan akan menjadikan setiap persoalan masyarakat kecil sebagai prioritas utama perjuangan fraksi.

​”Rumah besar PDI Perjuangan akan selalu terbuka bagi rakyat yang ingin mencari keadilan,” tegasnya.

​PDI Perjuangan Kota Mataram optimistis mampu memperkuat posisi sebagai kekuatan politik utama yang konsisten di jalur kerakyatan. Fokus pada penguatan basis massa menjadi target utama setelah proses konsolidasi organisasi ini selesai.

(poroslombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU