Mataram Membara! Intip Kemeriahan Pawai Takbiran 1447 H yang Padati Jalanan Kota”

Ribuan umat Muslim di Kota Mataram meriahkan pawai takbiran menyambut 1 Syawal 1447 H. Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang, sebut acara berjalan aman dan lancar.

PorosLombok.com – Ribuan umat Muslim di Kota Mataram memadati jalanan protokol untuk merayakan pawai takbiran menyambut 1 Syawal 1447 Hijriah yang tersebar di enam kecamatan pada Jumat (20/3/2026) malam.

​Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang menjelaskan bahwa total peserta yang terdaftar mencapai 202 kafilah dari berbagai lingkungan.

​”Satu kafilah melibatkan ratusan warga yang sangat antusias turun ke jalan,” katanya.

​Pihaknya merinci sebaran peserta mulai dari Kecamatan Sandubaya sebanyak 32 kafilah, Ampenan 50 kafilah, hingga wilayah Mataram yang mengirimkan 27 perwakilan kelompok remaja masjid.

​”Kecamatan Selaparang tercatat mengirim 38 kafilah dan Cakranegara 27 kafilah,” ujarnya.

​Satu per satu kelompok menampilkan kreativitas seni berupa miniatur masjid hingga lampion raksasa yang memukau pandangan mata penonton di sepanjang rute.

Harmoni Toleransi di Jantung Kota

​Lalu Martawang memastikan seluruh rangkaian kegiatan di enam titik lokasi tersebut terpantau berjalan sesuai rencana tanpa kendala keamanan berarti.

​”Semua peserta menggemakan takbir dan tahmid dengan sangat tertib,” katanya.

​Pemerintah memberikan apresiasi khusus bagi warga di wilayah Cakranegara karena umat Hindu setempat justru ikut berada di barisan terdepan parade.

​”Partisipasi lintas agama ini menjadi potret nyata kerukunan masyarakat,” ujarnya.

​Interaksi sosial tersebut membuktikan bahwa perbedaan keyakinan bukan penghalang untuk saling mendukung dalam perayaan hari besar keagamaan yang sifatnya sangat sakral.

​Lalu Martawang menilai fenomena ini sebagai bukti otentik bahwa daerah tersebut merupakan etalase keberagaman yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai penghormatan antarsama.

​”Toleransi di sini bukan sekadar slogan tetapi sudah menjadi jati diri,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU