Tidak Hanya Corona, 630 Kasus DBD Menyerang Mataram Sepanjang 2020, 2 di Antaranya Meninggal

0
181

Mataram, POROSLOMBOK:  Dinas Kesehatan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mencatat peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) pada 2020 dibandingkan tahun sebelumnya.

Sepanjang 2020, terdapat 630 kasus DBD, dua di antaranya meninggal.

“Sebanyak 630 kasus DBD tersebut adalah angka kumulasi sejak Januari 2020 sampai akhir September 2020, dan itu khusus untuk mereka dinyatakan positif DBD berdasarkan hasil uji labolatorium,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram Usman Hadi di Matram, Kamis (15/10/2020).

Baca Juga :  Politisi PDIP H Senirah, Berbagi kepada Warga Praya Timur Jelang Hari Raya Idul Fitri

Selain itu, terdapat 251 orang yang diduga suspek dan menyerupai penderita DBD Kasus DBD ini meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya, termasuk angka kematian. Pada 2019, hanya satu penderita DBD yang meninggal

“Meskipun angka kematian tahun ini mencapai dua orang, namun DBD di Mataram belum termasuk kasus luar biasa (KLB),” katanya.

Menurut Usman, penyebab dua pasien anak yang meninggal itu karena telat ditangani. Selain itu, pasien yang meninggal itu memiliki penyakit bawaan.

Baca Juga :  Sebelum Idul Fitri, Vaksinasi Covid-19 Untuk Lansia di NTB Ditargetkan Tuntas

“Pasien yang telat ditangani ini, karena anak tersebut telat dibawa ke fasilitas kesehatan dengan alasan takut Covid-19,” katanya.

Usman menyebukan, pandemi Covid-19 menjadi salah satu penyebab peningkatan kasus DBD di Kota Mataram. (kn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini