​Volume Sampah Mataram Diprediksi Naik 5 Ton Per Hari Selama Ramadan

DLH Kota Mataram siaga hadapi lonjakan volume sampah 5 ton per hari selama Ramadan. Antisipasi dilakukan lewat optimalisasi TPS Bintaro dan proyek TPST Kebun Talo.

Mataram, Poros Lombok – Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram memprediksi lonjakan pembuangan limbah selama bulan suci tahun ini. Peningkatan aktivitas konsumsi warga memicu tumpukan sisa makanan di berbagai titik pusat kota.

​”Estimasi saya selama masa puasa ini volume sampah harian bisa bertambah sekitar 5 ton,” ujar Kepala DLH Kota Mataram, Nizar Denny Cahyadi, Selasa (17/2)

​Munculnya banyak pedagang takjil musiman menjadi pemicu utama kenaikan beban angkutan sampah harian tersebut. Para pedagang kaki lima di pinggir jalan menyumbang sisa plastik dan organik dalam jumlah besar.

​”Mayoritas tumpukan sisa makanan itu memang berasal dari area jualan para PKL,” jelasnya.

​DLH Mataram kini mulai mengarahkan armada truk menuju lahan cadangan di wilayah pesisir utara sebagai antisipasi. Langkah cepat ini bertujuan menjaga kebersihan lingkungan agar warga tetap nyaman menjalankan ibadah.

​”Jika terjadi kelebihan kapasitas, armada pengangkut segera kami arahkan menuju TPS Bintaro,” katanya.

​Pihak dinas menilai fasilitas penampungan di Sandubaya sudah tidak mampu lagi menerima kiriman material baru. Kapasitas lahan yang terbatas membuat petugas harus mencari lokasi pembuangan alternatif secepat mungkin.

​”TPA Sandubaya saat ini sudah penuh total,” ujarnya.

​Pasukan kuning tetap siaga melakukan pembersihan secara rutin sesuai jadwal yang telah mereka susun sebelumnya. Denny menjamin proses pengangkutan tetap berjalan lancar tanpa mengganggu kekhusyukan masyarakat.

​”Proses pengangkutan tetap berjalan normal pada pagi dan malam hari,” jelasnya. *

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU