PorosLombok.com – Muhamad Rapip Saki, balita berumur 2,5 tahun, dilaporkan hilang secara misterius saat sedang bermain di sekitar kediamannya di Dusun Dasan Kodarat, Desa Sembalun Lawang, Lombok Timur pada Minggu (8/3) pagi.
Kapolsek Sembalun IPTU Lalu Subadri mengonfirmasi bahwa jajarannya segera bergerak cepat merespons aduan keluarga dengan menerjunkan personel menuju lokasi kejadian guna melakukan penyisiran intensif.
”Kami langsung mengerahkan anggota ke lapangan untuk mencari korban bersama masyarakat setempat,” ujarnya.
Pihak kepolisian mengungkapkan kronologi bermula saat ibu korban bernama Yuni sedang sibuk berjualan dan sempat memantau sang anak bermain di dekat sebuah kubangan air yang tidak jauh dari posisinya.
IPTU Lalu Subadri menjelaskan bahwa hanya dalam rentang waktu sekitar lima belas menit, sosok balita tersebut sudah tidak terlihat lagi di lokasi semula sehingga memicu kepanikan pihak keluarga.
”Ibu korban sempat melihat anaknya dari kejauhan sebelum akhirnya hilang tanpa jejak,” jelasnya.
Amaq Merli selaku ayah korban sempat mengupayakan pencarian mandiri bersama warga sekitar sebelum akhirnya memutuskan melapor resmi ke Mapolsek Sembalun sekitar pukul 12.00 WITA karena hasil masih nihil.
Kondisi geografis di area pencarian dinilai cukup menyulitkan petugas lantaran titik terakhir keberadaan korban hanya berjarak sekitar sepuluh meter dari aliran sungai dan rimbunan pohon bambu yang lebat.
”Anggota piket bersama Kanit Intelkam langsung melakukan penyisiran di sepanjang bantaran sungai,” katanya.
Tim gabungan memperluas radius pencarian hingga ke Dusun Dasan Tengak Timuk dengan menyisir setiap sudut rumpun bambu yang dicurigai menjadi lokasi keberadaan korban hingga menjelang waktu petang.
IPTU Lalu Subadri kembali mengingatkan seluruh orang tua agar memperketat pengawasan terhadap anak di bawah umur terutama jika tempat tinggal berada di area yang dianggap memiliki risiko tinggi.
”Kami mengimbau agar para orang tua lebih waspada jika anak bermain dekat sungai,” pungkasnya.*















