Diterjang Angin Kencang, Atap Rumah Warga di Selong Terbang

Angin Kencang Terjang Kelayu Selatan, Atap Rumah Warga di Selong Terbang Satu Keluarga Mengungsi Akibat Kerusakan Bangunan Mencapai Rp 15 Juta

(PorosLombok.com) – Hujan lebat disertai embusan angin kencang menghancurkan hunian milik Amrul Siddiq (34) di Lingkungan Presak Timur, Kelurahan Kelayu Selatan.

Cuaca ekstrem tersebut menerbangkan seluruh bagian penutup bangunan dari struktur utamanya pada Sabtu (7/2/2026).

​Pemilik kediaman tengah menjalankan rutinitas harian di wilayah Aikmel saat bencana melanda lokasi tersebut. Alhasil, hanya istri, mertua, serta dua anak korban yang menempati rumah ketika angin besar menerjang pemukiman warga.

​Meski tiupan angin kuat menyapu bagian atas bangunan, seluruh anggota keluarga di dalam lokasi tersebut berhasil selamat. Material penutup rumah yang melayang jatuh tepat di area pekarangan milik tetangga korban bernama M. Amrozi.

​”Insiden ini mengakibatkan kerusakan pada konstruksi bagian atas rumah milik warga,” kata Kasi Humas Polres Lombok Timur AKP Nikolas Osman

​Struktur pelindung rumah yang hancur itu menggunakan kombinasi material kayu kelapa, bambu, serta lembaran spandek. Warga setempat langsung bergotong royong mengevakuasi puing-puing material yang berserakan di sekitar lokasi kejadian sekitar pukul 15.30 WITA.

​Pihak Kepolisian Sektor Selong juga bergerak cepat melakukan koordinasi dengan pengurus lingkungan guna mendata total kerusakan. Petugas di lapangan memberikan bantuan awal untuk menenangkan para penghuni rumah yang sempat mengalami syok berat.

​”Polsek menyarankan agar keluarga segera meneruskan laporan kerusakan kepada pihak BPBD, Baznas, serta Dinas Sosial,” ujar AKP Nikolas.

​Keluarga Amrul Siddiq kini menempati kediaman kerabat mereka di kawasan Kokok Lauq 2 untuk sementara waktu. Mereka mengambil langkah evakuasi ini karena kondisi bangunan tanpa atap tidak memungkinkan bagi penghuni untuk tinggal.

​Amrul Siddiq menanggung kerugian materiil akibat kerusakan fisik bangunan yang mencapai angka Rp 15.000.000. Kepolisian menegaskan peristiwa bencana hidrometeorologi tersebut tidak memakan korban jiwa maupun menyebabkan cedera fisik bagi warga.

(porosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU