(PorosLombok.com) – Jembatan vital yang menghubungkan Desa Lendang Nangka Utara di Kecamatan Masbagik dengan Desa Jurit di Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, mengalami kerusakan parah. Kondisi ini membuat akses transportasi antar-desa tersebut lumpuh total.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur langsung bereaksi cepat dengan turun ke lokasi. Tim melakukan pengecekan mendalam sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk langkah penanganan awal.
”Langsung kami ke lokasi mengecek kondisi sebenarnya,” tegas Kalak BPBD Lombok Timur, Lalu Muliadi, Minggu (11/1/2026).
Lantaran kondisi jembatan yang dinilai tidak lagi aman, BPBD bersama aparat desa langsung memasang pembatas di sekitar lokasi. Langkah ini diambil demi keselamatan warga agar tidak ada kendaraan yang nekat melintas.
”Dilakukan pembatasan agar tidak ada warga maupun kendaraan yang melintas demi menghindari risiko kecelakaan,” katanya.
Sebagai solusi jangka pendek agar aktivitas warga tidak mati total, BPBD berencana membangun jembatan darurat. Besok pagi, petugas dan masyarakat akan bergotong royong memasang bambu di titik kerusakan.
”Senin pagi kami bersama masyarakat akan melaksanakan gotong royong untuk memasang bambu sebagai jembatan sementara. Upaya ini dilakukan agar akses warga tetap terhubung,” jelas Muliadi.
Muliadi menambahkan, jembatan sepanjang tujuh meter itu merupakan urat nadi bagi warga di wilayah Masbagik dan Pringgasela. Selain mobilitas harian, jembatan ini krusial bagi perputaran ekonomi lokal.
”Keberadaan jembatan ini sangat vital bagi aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat sehingga harus segera ditangani,” pungkasnya.
Pihak BPBD berkomitmen untuk segera mendorong pembangunan jembatan permanen setelah akses darurat terpasang, agar aktivitas masyarakat kembali normal dan aman.
(Redaksi/PorosLombok)













