Ini Sejarah Kenapa Tidak Ada Perkampungan Bali Di Lombok Timur

Akibat dari dikuasainya beberapa desa itu banyak perwakilan dari kerajaan-kerajaan etnis Bali tersebut yang ditempatkan dibeberapa Desa misalnya, Di Pokgading ada penguasa Bali yang bernama Made beloso, diperinggabaya ada nama koma gredek, di rumbuk ada nama Gusti koma idak manggis dan seterusnya.

Sedangkan perkampungan etnis Bali yang cukup besar di Lombok Timur ada di wilayah swela, ratusan kepala keluarga diceritakan mendiami daerah yang berada di lereng gunung Rinjani tersebut, hingga pada tahun 1824 sampai dengan 1828 meletuslah perang Sakra. Perang ini melibatkan kedatuan Sakra dengan Karangasem Sasak, saat itu Sakra dibantu oleh beberapa desa di Lombok bagian timur, maka Karangasem Sasakpun mendapat bantuan dari Mataram pagutan dan Pagesangan, saat perang inilah terjadi pengusiran etnis Bali yang ada di Lombok bagian timur, termasuk warga Bali yang ada di suela.

Babat Sakra menceritakan, saat mengetahui Sakra bergejolak, orang-orang Bali yang di suela mulai menyusun rencana untuk menguasai, setelah berembuk dengan koma geredeg diputuskan, untuk menguasai pada tengah malam dan melewati koko Pdek (sungai) namun, rencana itu bocor ke telinga orang pogading

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU