Poroslombok.com | LOTIM – Berbagai kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan RI tahun 2022, yang bertempat di Lapangan Umum Gora Sakra.
Selain diikuti pelajar dari tingkat TK hingga SLTA, kegiatan juga diikuti oleh instansi hingga masyarakat umum. Di Kecamatan Sakra sendiri jumlah mata lomba yang diadakan tahun ini jauh lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Pantauan poroslombok.com di arena lomba pada hari ini, Selasa (16/8/22) para peserta tampak bersemangat berpartisipasi dalam kegiatan yang digelar untuk menyambut peringatan HUT Kemerdekaan RI tersebut.
Para penonton tidak kalah antusias menyaksikan aksi peserta lomba.
Kemeriahan juga tergambar dari berbagai pernak-pernik khas peringatan HUT RI ke-77 berupa Bendera Merah Putih, Umbul-umbul di sepanjang jalan, juga di seluruh area lapangan.
Dari beberapa lomba, terdapat satu lomba yang cukup menyita perhatian para penonton, yakni lomba tarik tambang. Menariknya, lomba tarik tambang kali ini juga diikuti oleh anggota Kepolisian Sektor Sakra.
Anggota Polsek Sakra dibagi menjadi dua regu, yakni tim 1 dan tim 2. Luar biasanya lagi, kedua tim dari anggota Polsek Sakra itu selain mempertontonkan aksi-aksi yang menarik, juga terlihat mendominasi setiap lawan-lawannya sejak babak penyisihan, kemarin.
Pada babak semi final yang diadakan hari ini Selasa (16/8), kedua tim dari Polsek Sakra itu terpaksa harus saling berjibaku untuk saling mengalahkan satu sama lain, yang kemudian dimenangkan oleh Tim 2.
Di partai final, tim 2 Polsek Sakra keluar sebagai jawara setelah mengalahkan tim dari Gugus 2 Sakra. Sementara tim 1 Polsek Sakra harus puas sebagai juara ke 3 setelah sukses mengalahkan lawannya pada partai perebutan peringkat ke 3 dan 4.
Kapolsek Sakra, IPTU Suyono JL, yang diminta tanggapannya di sela-sela kegiatan lomba mengaku terhibur dengan kemeriahan lomba yang juga diikuti oleh seluruh anggotanya, bahkan keluar sebagai juara 1 dan 3.
Dijelaskan Suyono, bahwa momentum perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-77 tahun ini merupakan sarana silaturrahmi, sekaligus untuk berbaur dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya yang ada di Kecamatan Sakra.
“Jadi pada hakikatnya, merayakan HUT kemerdekaan RI tahun ini sebagai momentum untuk berbaur dan bersilaturrahmi dengan masyarakat. Makanya seluruh anggota kita bawa untuk ikut berpartisipasi,” kata Suyono.
Secara umum, tambah Kapolsek Suyono, Proklamasi kemerdekaan berarti Indonesia terbebas dari penjajahan maupun penindasan bangsa asing.
Oleh karena itu, usai pembacaan teks proklamasi Kemerdekaan RI, Negara Indonesia memiliki kebebasan untuk menentukan nasibnya sendiri dan bertanggung jawab dalam kehidupan berbangsa maupun bernegara secara mandiri.
“Nah kebebasan dari penjajahan itu, mari kita isi dengan hal-hal positif, agar kemerdekaan yang telah diraih oleh para pejuang bangsa, lebih bermakna,” kata Suyono menambahkan.
Terakhir, Suyono berpesan kepada seluruh masyarakat khususnya yang ada di Kecamatan Sakra, agar euforia pasca pandemi covid-19 tidak kemudian dimaknai secara bebas tanpa batas. Tetapi bebas harus dimaknai sebagai tanggungjawab.
“Tetap jaga kesehatan dan juga tetap menjaga kamtibmas,” tutup Suyono mengingatkan.
(anas/pl)

















