Poroslombok.com • LOTIM –
Setiap perayaan HUT Republik Indonesia (RI) menjadi berkah tersendiri bagi pedagang bendera. Terlebih pada momen HUT RI ke-77 ini, banyak dijumpai para pedagang bendera dadakan.
Para pedagang bendera dadakan ini memajang barang dagangannya di pinggir jalan raya.
Salah satunya pedagang bendera dadakan adalah Wildan. Pedagang bendera asal Sikur ini menjajakan barang dagangannya di jalan raya kecamatan Masbagik.
Menurut Wildan, dirinya baru mulia menjual bendera mulai tahun ini. Peluang tahunan ini ia coba karena banyaknya kebutuhan akan bendera di berbagai instansi.
“Saya baru mencoba menjual bendera pada tahun ini, dan saya mulai dua minggu yang lalu” jelasnya saat ditemui pada Rabu pagi ( 17/8 ).
Menurutnya, menjual bendera pada momen HUT RI merupakan peluang musiman yang mendapatkan berkah dan bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Alhamdulillah walaupun berdagang hanya dua minggu tapi banyak berkahnya” sambungnya.
Adapun Harga bendera yang dijual Wildan bervariasi. Tergantung dari model, jenis kain dan besarnya bendera. Ukuran bendera yang di jual mulai ukuran 120 cm, 150 cm, 180 cm, dan juga ada bendera panjang dan umbul-umbul.
Menurut Wildan harga bendera yang di jual dibanderol mulai dari harga Rp. 5 ribu, Rp. 20 ribu, Rp. 40 ribu dan Rp. 50 ribu. Sedangkan umbul – umbul di jual mulai dari harga Rp 70 ribu, Rp 80 ribu dan bahkan ada yang Rp 450 ribu.
“Yang paling laku bendera berukuran sedang yang biasanya di pajang di depan sekolah atau rumah. Semoga saja penghasilan saya di tahun depan lebih banyak dari tahun ini”. Harapnya.
( Erwin, PL ).

















