Jaga Kenyamanan Pelanggan di Bulan Ramadhan, PDAM Lotim Pastikan Pasokan Air Memadai

LOTIM –PorosLombok.com | Tinggal menghitung hari, ummat Islam di seluruh dunia akan melaksanakan ibadah puasa Ramadhan 1445 Hijriah/2024 Masehi, tak terkecuali di Lombok Timur.

Menyadari begitu istimewanya ibadah ini, maka Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur akan memastikan ketersediaan pasokan air bersih tetap stabil, demi kenyamanan pelanggan dalam menjalankan ibadah.

Untuk itu, perusahaan milik Pemda itu akan melakukan beberapa langkah-langkah perbaikan, dan evaluasi total.

Direktur Teknik PDAM Lombok Timur L. Sriadi kepada wartawan mengutarakan, pihaknya pada  hari Kamis nanti akan mengumpulkan semua Kepala Cabang dan Kabag untuk menertibkan titik yang memang terjadi kebocoran, sehingga tidak terdampak kepada pelanggan.

“Menjelang Ramadhan kita harus siaga, artinya semua kebocoran harus segera ditangani agar tidak berimbas kepada pelanggan,” ujarnya, Selasa (5/3/2024).

PDAM Lotim saat ini tengah fokus melakukan perapian terhadap pengedopan ( Penutupan Sambungan-red ) terhadap pelanggan yang meternya sudah dicabut, akan tetapi pipanya masih tersambung ke rumah-rumah.

Hal ini penting dilakukan untuk memastikan air PDAM tidak disadap oleh masyarakat yang sudah tidak lagi menjadi pelanggan.

“Saat ini kita tengah fokus menertibkan beberapa pelanggan yang meternya sudah dicabut tetapi pipa PDAM masih di pekarangan, artinya tidak menutup kemungkinan air PDAM digunakan,” sebutnya.

Sementara pada tempat-tempat ibadah terutama Masjid yang merupakan pelanggan PDAM akan diatensi penuh selama bulan Ramadhan, mengingat peningkatan kebutuhan air biasanya terjadi sore dan pagi hari, terutama menjelang Idul Fitri.

“Untuk tempat ibadah, memang sudah banyak yang menggunakan sumur bor. Akan tetapi jika masjid menggunakan PDAM tentu akan menjadi atensi penuh PDAM Lombok Timur,” paparnya.

Tak hanya itu saja, untuk memastikan ketersediaan air selama bulan Ramadhan, PDAM juga akan menyiagakan SDM yang ada.

“Tidak hanya di maslah teknis, Sumber Daya juga kita siagakan,” tandasnya.

Menurut dia, dua tahun terakhir keluhan terhadap PDAM relatif menurun, apalagi ditambah dengan kondisi hujan yang rutin tentu meningkatkan debit air di Lombok Timur.

“Alhamdulillah dua tahun terakhir keluhan terhadap PDAM turun, akan tetapi situasi tersebut tak lantas membuat PDAM berhenti meningkatkan kualitasnya,” ucap L. Sriadi memungkasi.

(Anas/PL)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU