(Lombok Timur, PorosLombok.com)– Sebuah angkot Cary 1.0 berwarna hijau dengan nomor polisi DR 1959 K dilaporkan terbakar di perempatan Pancor, dekat RTP, Jumat pagi (30/9) sekitar pukul 08.45 WITA. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp30 juta.
Sumber menyebutkan, Alvian Mauluki Sandi (30), pengemudi asal Tanjung, Kecamatan Labuhan Haji, terpaksa berhenti mendadak saat lampu merah menyala. Upayanya untuk menghidupkan kembali mesin yang mogok tidak berhasil, hingga ia memutuskan untuk memeriksa mesin di bawah jok depan.
Sayangnya, Alvian lupa memasang kembali selang minyak pada karburator. Saat mencoba mendorong kendaraan, percikan api muncul dan langsung menyambar selang minyak, menyebabkan api berkobar hebat.
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, namun api terus membesar. Beruntung, dua unit pemadam kebakaran tiba di lokasi dan berhasil mengendalikan api dalam waktu sekitar 30 menit.
Amat (37), seorang tukang ojek yang berada di sekitar Lauq Masjid Pancor, melihat penumpang terjebak di dalam angkot yang terbakar dan berteriak meminta bantuan. Dengan sigap, Amat membuka pintu samping angkot dan menyelamatkan penumpang tersebut.
Meski tidak ada korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerugian material yang cukup besar. Pihak berwenang mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada dan memastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum digunakan.
Kasih Humas Polres Lombok Timur, IPTU. Nicolas Usman, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian guna menyelidiki lebih lanjut penyebab kebakaran. “Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memastikan kendaraan terawat dengan baik,” kata Nicolas.
(Arul/PorosLombok)















