LOTIM – PorosLombok.com || Untuk memperluas dan menambah skill warga binaannya, Lapas Kelas IIB Selong Kanwil Kemenkumham NTB menggelar pelatihan Tata Boga, Senin (22/7/24) minggu lalu.
Menurut Kepala Lapas Selong Ahmad Sihabudin, pelatihan Tata Boga ini diharapkan bisa menjadi life skill saat para warga binaan selesai menjalani masa hukumannya.
“Alhamdulillah, semoga dengan pelatihan Tata Boga ini bisa menjadi life skill ketika kalian bebas nanti,” ucap Sihabudin melalui Kasi Binadik dan Giatja Nasruddin saat membuka pelatihan.
Dengan adanya pelatihan ini diharapkan juga akan berdampak terhadap ekonomi eks warga binaan dimasa yang akan datang. Dan ini juga menjadi parameter keberhasilan Lapas dalam menjalankan program pembinaan kemandirian kepada warga binaannya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua LPK Al-Fath Pringgajurang, Puji Kurnianingsih juga memberikan semangat kepada para peserta agar tidak pesimis dan berharap dari kegiatan pelatihan ini bisa bermanfaat sekaligus menjadi bekal untuk melanjutkan hidup setelah bebas nanti.
“Jangan putus asa, semuanya berawal dari nol, begitupun juga dengan saya dan alhamdulillah sekarang bisa punya toko roti sendiri dan membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain,” ujar Puji Kurnianingsih.
Kegiatan yang diagendakan selama dua minggu ini melibatkan 20 orang warga binaan Lapas Selong, berfokus pada keterampilan membuat kue dan roti.
Dengan memberikan pelatihan ini, Lapas Selong memahami bahwa memberdayakan warga binaan dengan keterampilan yang relevan dapat meningkatkan peluang mereka untuk berhasil kembali ke masyarakat.
Editor: anas















