Mataram, PorosLombok.com – BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob yang mengancam pesisir Lombok menjelang pergantian tahun.
Peringatan ini berlaku mulai Minggu (29/12) pukul 20.00 WITA hingga Jumat (3/1) pukul 00.00 WITA.
Cuaca ekstrem diperkirakan akan melanda wilayah tersebut, dengan pasang laut maksimum mencapai lebih dari 1,8 meter, disertai gelombang laut setinggi 0,5 hingga 2,5 meter. Angin dari arah Barat hingga Utara dengan kecepatan mencapai 20 knots juga berpotensi membawa hujan lebat di beberapa kawasan pesisir.
“Kami imbau masyarakat pesisir untuk lebih waspada, terutama saat pasang laut. Potensi banjir rob bisa memengaruhi aktivitas harian dan membahayakan keselamatan warga,” kata Kepala Stasiun Meteorologi ZAM, Satria Topan Primadi, S.Si. dalam Press Releasenya Minggu (29/12).
Salah satu wilayah yang diperkirakan terdampak parah adalah Lembar. BMKG memprediksi cuaca di kawasan ini akan berawan hingga hujan lebat, khususnya pada malam hari. Oleh karena itu, warga diimbau untuk menghindari aktivitas di pesisir dan selalu memantau informasi terbaru dari BMKG.
“Nelayan diimbau untuk menunda aktivitas melaut jika cuaca tidak memungkinkan,” ujar Satria, mengingatkan potensi gelombang tinggi yang bisa membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga mengingatkan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memitigasi dampak banjir rob. Koordinasi dengan BPBD dan instansi terkait sangat diperlukan untuk memastikan kesiapan logistik, tempat evakuasi, dan langkah mitigasi lainnya.
“Kami akan terus memberikan pembaruan terkait kondisi cuaca dan gelombang laut,” ujar Satria. BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu memantau kanal resmi BMKG, seperti situs maritim.bmkg.go.id, Instagram, dan Facebook.
BMKG berharap peringatan ini dapat membantu masyarakat Lombok lebih siap menghadapi potensi banjir rob, terutama saat perayaan Tahun Baru. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan selalu memperhatikan informasi cuaca terkini demi keselamatan bersama.
(Arul/PorosLombok)














