Bantuan Perlengkapan akan Segera Didistribusikan Oleh Bagian Kesra Lotim

PorosLombok.com • LOTIM –

Tidak hanya bantuan berbentuk tunai dan bahan bangunan Yang didistribusikan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), akan tetapi, ada beberapa bantuan perlengkapan juga siap untuk direalisasikan tahun 2022 ini.

Kepala Bagian (Kabag) Kesra Huzaefah mengatakan saat ini tim Survei sedang turun untuk melakukan verifikasi dan validasi, guna memastikan bantuan ini tepat sasaran. Adapun bantuan tersebut bervariasi seperti Sound Werles, Alat Perbengkelan dan pertukangan serta beberapa bantuan lainnya.

“Profosal sudah masuk, tinggal menunggu hasil verifikasi yang dilakukan oleh tim kam,” kata Huzaefah kepada PorosLombok. Jumat (21/07).

Ia menjelaskan tim survei yang turun untuk verifikasi dari beberapa unsur, diantaranya dari Pihak Dinas Perdagangan untuk memastikan harga, Dinas ketahanan pangan, Dinas Perindustrian, dan Dikbud, mengingat ada beberapa pengajuan dari pendidikan sesuai dengan SK Sekretaris Daerah.

“Sekarang tim survei kita memasuki tahap terakhir. Yakni dalam tahap survei harga yang dipimpin oleh Kasubag Kesmas,” tandasnya.

Survei harga ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian harga dengan nominal yang tercantum dalam Profosal yang diajukan, hal ini untuk menghindari permainan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Jadi orang tidak bisa main-main, karena kami berikan bantuan sesuai dengan harga barang,” ujarnya.

Lanjut Huzaefah, Profosal yang masuk sampai saat ini kurang lebih sebanyak 75, yang diajukan oleh beberapa kelompok masyarakat, TPQ, Pondok Pesantren dan Masjid, namun ia menegaskan bahwa tidak semua bisa diakomodir mengingat, kondisi keuangan yang terbatas.

“Nanti kita tunggu SK dari Bupati siapa yang akan mendapatkan bantuan perlengkapan tahun ini, dengan tetap mengacu pada hasil survei, nanti sisanya yang belum dapat akan diberikan pada tahap selanjutnya,” terangnya.

Ia berharap dengan adanya bantuan yang diberikan kepada semua lembaga, salah satunya Rumah Tahfiz, bisa dimanfaatkan dan dijaga sebaik mungkin, dan dapat menjadi pendukung kegiatan keagamaan.

“Semoga ini terhitung sebagi amal ibadah untuk kita semua, dan bermanfaat untuk masyarakat banyak,” pungkasnya

(Arul/ PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU