Bijak, Kepala BPVP Lombok Timur Terima Kritikan Sebagai Tambahan Motivasi

LOTIM – PorosLombok.com | Berdasarkan Permenaker Nomor 1 Tahun 2022, Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) memiliki tugas melaksanakan pelatihan vokasi dan peningkatan produktivitas, sertifikasi kompetensi, serta konsultansi dan peningkatan jejaring di bidang pelatihan vokasi dan produktivitas.

Atas tugas dan tanggungjawab itu, Balai Pelatihanan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Lombok Timur telah melaksanakan berbagai macam program pelatihan. Bahkan saat ini tengah fokus bekerjasama dengan Pemda Lombok Timur dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Komitmen tersebut ditekankan ketika kunjungan Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Caswiyono Rusdie  pada Jumat 13 Oktober lalu. Kehadirannya diterima langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik.

Kendati demikian, BPVP Lombok Timur tak lepas dari kritikan berbagai khalayak seperti yang dilontarkan baru baru ini oleh LSM dan Pemerhati yang menilai BPVP kehilangan arah.

Menanggapi kritikan tersebut, Kepala BPVP Lombok Timur, Sabar S.Pd, menganggap kritikan tersebut dengan bijaksana. Dirinya bahkan meyakini kritikan yang dialamatkan kepadanya sebagai suplemen dan tambahan motivasi untuk evaluasi perbaikan kedepan.

“Kritik harus kita terima dengan baik. Karena merupakan bentuk kepedulian masyarakat yang menginginkan perubahan dan perbaikan kedepannya,” kata Sabar yang dikonfirmasi via pesan WhatsApp, Jum,at (10/11/2023).

Hadirnya BPVP Lanjut Sabar, untuk menciptakan manusia Karya yang mumpuni dibidang tertentu, terlebih pada Maret lalu BPVP bekerjasama dengan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Nusa Tenggara Barat menggelar pelatihan bahasa Korea dan Jepang secara gratis yang diikuti oleh 64 calon PMI dari NTB, untuk mendukung program antar pemerintahan kedua negara atau Goverment to Goverment (G to G).

Tahun 2023 BPVP mencatat diluar program Gto G sebanyak 800 CPMI medapatkan pelatihan berdasarkan Job Order Negara tujuan. Yang hampir semuanya sudah diberangkatkan.

“Sebelumnya juga sudah dilaksanakan pelatih bahasa Korea dan Jepang yang diikuti 64 Calon PMI asal NTB, untuk mendukung program G to G,, diluar itu saja sebanyak 800 orang mendapatkan pelatihan di BPVP”bebernya.

Masih Kata Sabar, ia menjelaskan pada perhelatan Moto GP 2023 sebanyak 100 orang jebolan BPVP ikut berpartisipasi dalam memastikan Pelayanan terhadap wisatawan Lokal maupun Mancanegara.

“Terbaru pada Perhelatan Moto GP, 100 orang jebolan BPVP Dilibatkan pada sektor Pariwisata terutama pada beberapa hotel untuk penyambutan tamu,”imbuhnya.

Tak hanya itu, Pria yang pada Desember 2023 memasuki Purna Tugas itu menuturkan, BPVP Tidak hanya sekedar meberikan kompetensi, namun juga membangun emosional melalui wadah Temu alumni BPVP yang dilaksanakan beberapa waktu yang lalu,  Sebagai sarana berbagi untuk saling meningkatkan kemampuan kompetensi para alumni menghadapi pasar kerja. Disamping membuka peluang kerja di dalam dan luar negeri.

“Tangung Jawab moral kami tidak hanya sampai pada pelatihan saja, namun beberapa pendekatan dilakukan salah satunya jumpa alumni sebagai peningkatan kemampuan kompetensi menghadapi pasar kerja, disamping membuka peluang kesempatan kerja,” terang Sabar memungkasi.

Editor: anas

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU