BKD NTB Proses Jabatan Fungsional Belasan Pejabat Non-Job

BKD NTB sedang memproses peralihan belasan pejabat non-job ke jawatan fungsional seperti perencana dan adminkes bagi mereka yang memenuhi kualifikasi sertifikasi atau SIM jabatan

PorosLombok.com – Pemerintah Provinsi NTB melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) mulai memproses peralihan belasan pejabat yang sebelumnya terkena kebijakan non-job untuk mengisi jabatan fungsional strategis.

​Kepala BKD NTB Tri Budi Prayitno mengonfirmasi adanya kekosongan posisi pada eselon tiga akibat faktor pensiun sehingga diperlukan penyesuaian penempatan personel secara berkelanjutan.

​”Ada beberapa yang sedang kita proses untuk fungsional. Kan ada guru-guru yang ada kefungsional, ada yang perencana ada juga sedang kita bantu,” ujarnya.Selasa (03/03).

​Tri Budi menjelaskan bahwa instansinya sedang memfasilitasi para pegawai tersebut untuk menduduki posisi tenaga perencana hingga administrator kesehatan sesuai kompetensi masing-masing individu.

​”Ada beberapa yang kita sedang proses karena mereka memang sudah mempunyai, katakanlah, SIM untuk menjadi pejabat fungsional tersebut,” jelasnya.

​Selain bidang kesehatan, pihak BKD turut memproses instruktur ketenagalistrikan bagi mereka yang telah mengantongi sertifikasi resmi atau izin khusus sebagai syarat mutlak jabatan.

​”Termasuk yang guru-guru itu juga sudah ada. Termasuk ada yang kemudian ternyata juga sudah memegang sebagai SIM untuk petugas pengadaan barang jasa,” katanya.

​Langkah taktis ini dilakukan melalui koordinasi simultan dengan para pegawai agar transisi perpindahan tugas dari jabatan struktural ke fungsional berjalan mulus tanpa kendala administratif.

​”Secara simultan kami berkoordinasi dengan teman-teman tersebut karena mereka memang memiliki kualifikasi serta SIM yang dibutuhkan untuk mengisi formasi tersebut,” pungkasnya.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU