LOTIM – PorosLombok.com | Gaji pegawai honor daerah (Honda) lingkup Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bulan Desember 2023 lalu yang sempat tertonggak akan dibayarkan pada hari Jum’at 16 Februari 2024, besok.
Kepastian akan hal itu disampaikan melalui pengumuman resmi pihak Bapenda melalui WA Grup Honorer Bapenda yang diunggah pada Kamis malam pukul 20:41 wita.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh
Insha Allah besok honor/ gaji non ASN bulan Desember 2023 akan dibayarkan. Terima kasih,” bunyi pengumuman yang disampaikan pegawai bagian keuangan, Kamis (15/2/2024).
Sebelumnya, pihak Bapenda menjanjikan akan membayar gaji/ honor bulan Desember itu pada awal bulan Januari. Namun tak terealisasi karena kondisi anggaran daerah.
Kondisi tersebut sejatinya sudah difahamkan kepada seluruh tenaga honorer lingkup Bapenda Lotim. Hal itu pun diaminkan oleh salah satu pembantu PPS Kecamatan Sakra Apri Rahman, S.AP.
Menurut pengakuan Rahman, dirinya sangat memahami kondisi keuangan daerah saat ini. Karenanya, dirinya tak pernah mengeluh dan mempersoalkan keterlambatan itu.
“Kami paham kondisi saat ini. Makanya kita bersabar saja, toh selama ini tidak pernah sampai tidak dibayar kok. Intinya bersabar saja,” ungkap Rahman singkat.
Dihubungi terpisah via telepon, Kepala Bapenda Lombok Timur Muksin, SKM.,MM menyampaikan bahwa keterlambatan pembayaran itu disebabkan karena masalah teknis pada Aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
“Jadi keterlambatan itu disebabkan karna masih belum berfungsinya aplikasi SIPD yang kita gunakan sekarang,” terangnya.
Dia lantas memberi keyakinan bahwa pihaknya selama ini telah berupaya untuk memperhatikan dan memperjuangkan hak dan kesejahteraan bagi tenaga honorer yang ada di Bapenda.
Namun apa yang diniatkan itu tak selalu berjalan mulus karena berbagai kendala. Oleh karna itu, dirinya berharap agar para pegawai honorer untuk dapat bersabar karena pimpinan sudah pasti memikirkan kesejahteraan para pegawainya.
“Nah, agar berkah apa yang kita kerjakan ini, mari kita sama-sama ikhlas bekerja untuk mengumpulkan PAD bagi kepentingan masyarakat banyak,” pintanya.
(Anas/PL)















