FORMASTIM Siap Gelar Festival Mahasiswa Lotim Februari 2026

FORMASTIM mematangkan pelaksanaan Festival Mahasiswa Lombok Timur pada 7–8 Februari 2026. Kegiatan ini menghadirkan lomba akademik

Lombok Timur — Forum Mahasiswa Lombok Timur (FORMASTIM) memastikan kesiapan Festival Forum Mahasiswa Lombok Timur yang akan digelar pada 7–8 Februari 2026 sebagai bagian program kerja sekaligus peringatan hari lahir organisasi.

Ketua Panitia, Rendi Andrian, mengatakan pembentukan struktur panitia telah selesai dan setiap divisi sudah dibekali tanggung jawab masing-masing. Menurutnya, pengaturan konsep hingga teknis acara dibuat agar seluruh rangkaian berjalan terarah.

“Susunan kepanitiaan sudah lengkap. Kami ingin pelaksanaan nanti tertib, nyaman, dan memberi pengalaman positif bagi semua peserta,” ujar Rendi.Sabtu (31/01/2026).

Ia menjelaskan, festival akan diisi sejumlah perlombaan lintas usia sebagai ruang aktualisasi pelajar hingga mahasiswa. Setiap cabang disiapkan untuk mendorong kemampuan akademik, seni, serta minat digital generasi muda.

“Kami membuka lomba cerdas cermat SMP, tari pelajar, orasi ilmiah mahasiswa, turnamen Mobile Legend umum, sampai lomba mewarnai untuk anak TK,” jelasnya.

Selain kompetisi, panitia juga merancang kegiatan jalan sehat yang melibatkan masyarakat. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana memperkuat hubungan antara mahasiswa dan warga Lombok Timur.

“Jalan sehat kami siapkan supaya festival tidak hanya soal lomba, tapi juga kebersamaan,” kata Rendi.

FORMASTIM menargetkan festival ini menjadi wadah pengembangan potensi generasi muda, mulai dari keberanian berbicara di ruang publik, kreativitas, hingga kemampuan di bidang e-sport.

Kegiatan dirancang tidak sekadar seremonial, melainkan mendorong kolaborasi sosial di daerah.

Saat ini, panitia terus mengintensifkan koordinasi, mencakup kesiapan lokasi, publikasi, logistik, konsumsi, susunan acara, serta kemitraan dengan berbagai pihak pendukung.

Ketua FORMASTIM, Aldi Irawan, menegaskan peran mahasiswa harus terlihat nyata melalui kegiatan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

“Mahasiswa bukan hanya hadir di ruang diskusi, tapi juga memberi dampak melalui kegiatan yang membangun,” ujar Aldi.

Ia pun mengajak mahasiswa, lembaga pendidikan, serta masyarakat Lombok Timur ikut menyukseskan festival tersebut agar pelaksanaannya berjalan optimal dan memberi manfaat luas.

“Dukungan semua pihak sangat kami harapkan supaya festival ini benar-benar dirasakan masyarakat,” tutupnya.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU