Mataram, PorosLombok.com– Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, segera mengambil tindakan untuk mengatasi antrean panjang ternak di Pelabuhan Gili Mas, Lombok Barat. Minggu (20/04)
Tindakan ini dilakukan setelah diterbitkannya Peraturan Gubernur (Pergub) yang memungkinkan tes PCR ternak dilakukan di NTB. Langkah cepat ini bertujuan untuk memastikan kelancaran pengiriman sapi ke Pulau Jawa.
Gubernur Iqbal menjelaskan, pengiriman ternak ke Pulau Jawa mendapat dukungan penuh dari Dinas Peternakan. Pemerintah Provinsi NTB telah menurunkan dokter hewan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sapi-sapi sebelum dimuat ke kapal.
“Tiga dinas sudah turun langsung untuk memastikan semua ternak aman sampai di atas kapal,” ujar Iqbal melalui pesan singkat.
Selain itu, Iqbal juga memerintahkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menyiapkan tanki-tanki air guna memastikan sapi yang sedang antre di pelabuhan mendapatkan pasokan air minum yang cukup. Iqbal memastikan bahwa upaya ini akan berjalan efektif dalam meminimalkan potensi masalah.
“Kami terus berusaha mempercepat dan mempermudah proses pengiriman sapi dari NTB ke Pulau Jawa, dari hulu sampai hilir,” ujar Gubernur Iqbal.
Dinas Perhubungan, lanjutnya, juga diminta untuk memastikan kesiapan kapal yang akan digunakan untuk pengiriman ternak. Selain itu, pemerintah akan meningkatkan frekuensi kapal besar dari satu kapal setiap tiga hari menjadi dua kapal per hari.
“Kami ingin memastikan pengiriman sapi berjalan lancar tanpa ada hambatan,” tegasnya.
Iqbal juga menambahkan bahwa jika pengusaha mengikuti skema yang telah disiapkan oleh pemerintah, masalah penumpukan sapi di pelabuhan dapat dihindari.
“Insya Allah, jika skema ini diikuti, masalah penumpukan sapi tidak akan terjadi,” jelasnya.
Sejak dua hari terakhir, pemeriksaan kesehatan ternak dan penyediaan air minum telah mulai dilaksanakan untuk ternak yang masih antre di pelabuhan. Gubernur Iqbal menegaskan, semua langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses pengiriman sapi.
“Kami terus berupaya agar sapi-sapi ini segera diberangkatkan,” pungkasnya.
Menurut data sementara dari Dinas Perhubungan, sebanyak 86 unit tronton berisi sapi sudah berhasil diangkut. Namun, masih ada 138 unit tronton yang mengantri, dengan rincian 126 tronton di Gili Mas dan 12 unit di Lembar. Dari lapangan, diperkirakan ada 70 unit tronton lagi yang akan berangkat dari Bima.
“Kapal Ternak yang tiba di Pelabuhan Bima, Cemara Nusantara 3, dengan kapasitas angkut 550 ekor sapi, akan berangkat besok. Saat ini kapal sudah berada di Selat Lombok,” tutupnya. (*)















