(PorosLombok.com) – Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal secara resmi meresmikan penerbangan perdana Wings Air dengan rute Lombok–Labuan Bajo–Lombok di Bandara Internasional Zainudin Abdul Madjid (BIZAM), Selasa (22/7).
Acara peresmian ini dihadiri Direktur Operasional Wings Air, jajaran manajemen Angkasa Pura I Lombok, serta sejumlah kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTB.
Gubernur Iqbal menyebut pembukaan rute baru ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat konektivitas antara NTB dengan daerah lainnya di Indonesia.
Langkah ini, menurutnya, sangat penting untuk mendukung sektor pariwisata dan logistik regional.
“Jalur penerbangan dari Lombok langsung ke Labuan Bajo menghubungkan dua destinasi pariwisata premium di Indonesia,” ujar Gubernur dalam sambutannya.
Menurutnya, selama ini kedua destinasi unggulan tersebut belum terhubung langsung secara udara, sehingga pembukaan jalur ini merupakan kabar gembira yang sudah lama ditunggu.
Gubernur Iqbal juga mengungkapkan bahwa rute Lombok–Labuan Bajo akan segera diikuti dengan pembukaan jalur penerbangan Pelita Air dari Jakarta ke Lombok.
“Kami terus mendorong penambahan konektivitas sebagai upaya memperkuat posisi NTB dalam jaringan penerbangan domestik dan internasional,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga memaparkan bahwa NTB, NTT, dan Bali telah menjalin kerja sama strategis untuk membangun konektivitas antardaerah.
Kerja sama ini mencakup sektor logistik dan pariwisata sebagai dua pilar utama pertumbuhan kawasan.
Melihat tingginya tingkat keterisian penumpang (load factor) yang sudah mencapai di atas 90 persen, baik untuk penerbangan masuk maupun keluar, Gubernur optimistis NTB memiliki peluang besar untuk menjadi pusat konektivitas di kawasan timur Indonesia.
“Bandara di Bali sudah terlalu padat. NTB bisa menjadi simpul baru, mengambil sebagian beban itu, sekaligus menghubungkan Indonesia bagian timur ke berbagai destinasi,” ucapnya.
Ia menilai Bandara Internasional Zainudin Abdul Madjid memiliki kapasitas dan potensi untuk menjadi pengumpul (feeder) utama dari berbagai kota di kawasan timur dan menghubungkannya ke jaringan internasional.
“Connecting dari NTB ke Malaysia, Singapura, Bangkok, bahkan ke Korea dan Jepang, bisa jadi kenyataan. Ini akan membuat wisatawan punya akses lebih mudah ke Indonesia timur,” jelasnya.
Gubernur juga menekankan bahwa Lombok dan Pulau Sumbawa yang terus membenahi infrastruktur serta mengembangkan destinasi wisata, akan menjadi kekuatan baru di sektor pariwisata dan transportasi udara nasional.
“Dalam waktu yang tidak terlalu lama, NTB akan tumbuh menjadi Hub of The East secara alami,” tandasnya.
Menutup sambutan, Gubernur menyampaikan harapannya agar Lion Group segera merealisasikan rute penerbangan langsung dari Lombok ke Bangkok. Menurutnya, rute ini sudah sangat dinanti-nanti dan berpotensi besar menjadi pintu gerbang wisatawan mancanegara ke NTB.
“Ini bukan sekadar konektivitas, tapi bagian dari strategi membangun akses global untuk wisata dan investasi,” pungkasnya.
Sebagai informasi, rute Wings Air Lombok–Labuan Bajo beroperasi tiga kali dalam sepekan, yaitu setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Jadwal keberangkatan dari Lombok pukul 11.10 WITA, sedangkan dari Labuan Bajo ke Lombok pukul 09.30 WITA.
(Redaksi/PorosLombok)














