LOMBOK TIMUR – PorosLombok.com || Wakil Bupati Lombok Timur terpilih Ir. H. Moh Edwin Hadiwijaya, MM hadiri acara Haul Almagfurullah TGH. Muhammad Ali Batu yang berlangsung di Sombe, Desa Gelanggang, Kecamatan Sakra Timur, Minggu (19/1/2025).
Dalam sambutannya H. Edwin menyampaikan terimakasih atas dukungan yang telah diberikan oleh jamaah khususnya keluarga besar Almagfurullah Syekh TGH. Muhammad Ali Batu pada Pilkada lalu.
Dukungan dan support yang luar biasa itu telah mengantarkan pasangan H. Haerul Warisin dan H. Moh Edwin Hadiwijaya (Iron-Edwin) menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur terpilih, periode 2025-2030.
“Untuk itu, saya atas nama pribadi dan bapak H. Haerul Warisin menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya,” ucap Edwin.
Edwin berujar, pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tidak sebatas memilih pemimpin, tetapi lebih dari itu ketika masyarakat menggunakan hak pilihnya di dalam bilik suara, maka secara otomatis telah menitipkan amanah kepada pemimpin yang dipilihnya.
Amanah yang telah dititipkan itu, tentunya dengan harapan agar pemimpin yang telah dipilih tersebut dapat mengemban dan menunaikan amanah yang telah dititipkan untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
“Untuk itu, kami (Iron-Edwin) yang sudah dinyatakan sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih sudah mengemban amanah itu sejak ditetapkan oleh KPU pada tanggal 9 Januari kemarin,” ungkapnya.
Karenanya dalam kesempatan itu H. Edwin mengharapkan dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Lombok Timur didalam melaksanakan amanah dan tanggungjawab yang telah diberikan, agar harapan yang telah dititipkan saat memilih, dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
Kedepan, Edwin berharap kepada keluarga Syekh TGH. Ali Batu untuk menjadi bagian mitra Pemerintah Daerah dalam memajukan Kabupaten Lombok Timur khususnya, dan NTB pada umumnya.
“Sehingga kita berharap pondasi yang telah beliau letakkan semasa hayat, dapat kita teruskan,” imbuhnya.
Dikatakan Edwin, pondasi yang telah diletakkan oleh Almagfurullah TGH. Ali Batu telah terbukti banyak mencetak tokoh-tokoh besar yang menduduki jabatan strategis baik di Provinsi maupun Kabupaten.
Selain itu, dirinya juga berharap agar tradisi berkumpul seluruh keturunan dan murid-murid Almagfurullah sebagaimana hari ini, dapat terus dilestarikan dan dipertahankan. Karena dengan berkumpulnya seluruh keluarga, maka persatuan dan kemajuan dapat diraih.
“Karena untuk membangun dan memajukan Lombok Timur, tidak cukup hanya dari kontribusi pemerintah saja, tetapi diperlukan juga kontribusi dari organisasi, kelompok masyarakat perlu menjadi mitra pemerintah,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ali Aswandi sebagai perwakilan keluarga dalam sambutannya memaparkan terkait acara Haul Almagfurullah TGH. Ali Batu yang dilaksanakan untuk pertama kalinya di tempat kelahirannya, yakni di Dusun Sombe.
Selain itu, acara ini juga merupakan kegiatan yang untuk pertama kalinya menghadirkan seluruh keluarga, keturunan, murid dan ribuan jamaah Almagfurullah Syekh TGH. Ali Batu yang datang dari berbagai penjuru pulau Lombok.
“Acara Haul ini kita laksanakan di Sombe, karna di Sombe inilah tempat pertama kalinya beliau menanamkan persatuan dan kesatuan. Di Sombe inilah beliau menanamkan cinta tanah air, yalal wathon minal iman,” ucapnya.
Pondasi perjuangan yang telah ditanamkan oleh Syekh Almagfurullah TGH. Muhammad Ali Batu merupakan wujud cintanya untuk membebaskan masyarakat dari belenggu keterbelakangan.
“Di Sombe inilah beliau (Ali Batu-red) mulai mengajarkan dan menebarkan ilmu pengetahuan, sehingga hari ini kita bisa menerima manfaat dari ilmu pengetahuan yang telah beliau ajarkan,” imbuhnya.
“Semoga apa yang telah beliau ajarkan, dapat kita jalani dan amalkan untuk kehidupan kita sehari-hari,” tutupnya singkat.
Sebagai tambahan, perayaan Haul Almagfurullah Syekh TGH. Muhammad Ali Batu didedikasikan sebagai bentuk penghargaan kepada beliau yang telah mengajarkan kebaikan sebagai landasan hidup dunia dan akhirat.
(Anas/PL)















